Jateng akan Kembangkan Wisata Religi di 35 Kabupaten/Kota

  Kamis, 27 September 2018   Rizma Riyandi
Warga mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah di Gayamsari, Semarang, Jateng, Minggu (5/7). Masjid berarsitektur kolaborasi budaya Jawa, Arab, dan Romawi tersebut berdaya tampung 15.000 jemaah dan menjadi salah satu pusat syiar Islam di Jawa Tengah. (Antara)

AYO BACA : Bus Tingkat Wisata Gratis Bertambah

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berkomitmen mengembangkan potensi wisata religi yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Hal ini dilakukan sebagai upaya melestarikan kebudayaan sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jateng.

"Pengembangan potensi wisata religi dengan mengandeng berbagai pihak tersebut tetap memperhatikan kearifan lokal di masing-masing daerah," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Semarang, Kamis (27/09/2018).

Ia menyebutkan bahwa wisata religi di Jawa Tengah mengundang kekaguman banyak orang dari berbagai daerah. Bahkan seorang mualaf asal Papua rela berpergian ke Kabupaten Batang untuk memenuhi rasa ingin tahunya tentang makam salah satu penyebar agama Islam.

Selain itu, wisata religi Makam Ki Ageng Pandanaran di Kota Semarang juga menyimpan kisah menarik bagi para pelancong.

"Ki Ageng Pandanaran tidak hanya dikenal sebagai bupati pertama di Semarang. Namun juga sebagai penyebar agama Islam di daerah tersebut," ujarnya.

Menurut Ganjar, kegiatan keagamaan seperti salawatan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan terkait dengan wisata religi.

Adapun beberapa destinasi wisata religi di Jateng antara lain Masjid Agung Jawa Tengah, Masjid Agung Demak, Masjid Besar Kauman, dan Masjid Jami Syeikh Jumadil Kubro.

AYO BACA : Penuh Debu, Kota Lama Tetap Dipadati Pengunjung


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar

-->