Lokawisata Baturaden Ditargetkan Raup Pendapatan Rp9 Miliar

  Senin, 01 Oktober 2018   Rizma Riyandi
Ilustrasi - Antrean pengunjung di pintu masuk Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas. (Antara))

AYO BACA : Jateng akan Kembangkan Wisata Religi di 35 Kabupaten/Kota

AYO BACA : Bus Tingkat Wisata Gratis Bertambah

BANYUMAS, AYOSEMARANG.COM -- Pengelola Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), optimistis bisa mencapai target pendapatan tahun ini, yakni sebesar Rp9 miliar. Hal ini disampaikan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Lokawisata Baturraden, Djoko Haryanto.

"Hingga akhir bulan September kemarin, pendapatan Lokawisata Baturraden sudah mencapai lebih dari Rp7,9 miliar. Oleh karena itu, kami optimistis dapat mencapai target," katanya di Lokawisata Baturraden, Senin (01/10/2018).

Menurutnya, kunjungan wisatawan ke Lokawisata Baturraden tidak terpengaruh oleh kondisi perekonomian yang mengalami kelesuan akibat terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Bahkan berdasarkan grafik kunjungan wisatawan, jumlah pengunjung Lokawisata Baturraden cenderung mengalami kenaikan, rata-rata sebesar 20 persen per hari.

Sebelumnya, jumlah wisatawan yang datang pada hari-hari biasa rata-rata sebanyak 2.000 orang per hari. Namun sekarang berkisar 2.300 sampai 2.400 orang per hari. Sedangkan pada akhir pekan atau hari libur, jumlah wisatwan bisa mencapai lebih dari 5.000 orang.

"Kebanyakan pengunjung usianya menengah ke atas, ada yang reuni, arisan, dan sebagainya. Mereka banyak yang berasal dari luar daerah seperti wilayah pantura, Jakarta, dan sebagainya," kata Djoko.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya penambahan wahana baru di Lokawisata Baturraden, Ia mengatakan, pihaknya belum ada rencana untuk melakukan hal tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan saat ini hanya pembenahan berbagai wahana yang telah ada.

"Kami tetap mengarah kepada keindahan alamnya. Jadi, pembenahan-pembenahan dengan menjaga keutuhan alam, karena keindahan alam di sini yang kami jual," katanya.

AYO BACA : Penuh Debu, Kota Lama Tetap Dipadati Pengunjung


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar

-->