>

Taman Indonesia Kaya Semarang Diresmikan

  Rabu, 10 Oktober 2018   Arie Widiarto
Taman Indonesia Kaya. (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Taman Indonesia Kaya di Jalan Menteri Supeno, Semarang diresmikan, Rabu (10/10/2018). Taman kota yang sebelumnya bernama Taman KB ini ditandai dengan pemencetan tombol dan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi didampingi Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu bersama President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono dan didampingi oleh Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian.

"Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, pembangunan Taman Indonesia Kaya merupakan wujud komitmen kami dalam memperkenalkan kebudayaan Indonesia bagi masyarakat khususnya generasi muda.  Agar mereka tidak kehilangan identitasnya sebagai bangsa Indonesia. Diharapkan dengan adanya taman ini dapat menumbuhkan lebih banyak lagi seniman di Jawa Tengah dan sekitarnya yang akan berkontribusi kepada dunia industri kreatif di Indonesia," ujar Victor Rachmat Hartono.

Dia menjelaskan pembangunan Taman Indonesia Kaya dikerjakan oleh PT Idealand Cipta Hijau ini membutuhkan waktu 11 bulan termasuk semua fasilitasnya. Nantinya di taman tersebut akan diadakan program-program seperti workshop tari ataupun kegiatan yang berhubungan dengan seni pertunjukan dan diadakan secara rutin. 

AYO BACA : Pemkot Diminta Kaji Ulang Rencana Relokasi Pedagang Ikan Hias

"Program ini akan bekerja sama dengan para komunitas seni yang ada di Semarang. Masyarakat dapat mengikuti program ini tanpa dipungut biaya. Panggung Budaya dapat digunakan untuk kegiatan seni dan budaya secara gratis pula, informasi lebih lanjut tentang penggunaan dan peminjaman bisa melalui [email protected]," imbuhnya.

Renitasari Adrian mengatakan, Taman Indonesia Kaya menjadi ruang publik untuk mendukung aktivitas dan keberlangsungan seni budaya lokal di Jawa Tengah dan di Indonesia. Kedepannya, bisa ditampilkan ragam seni pertunjukan yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Dengan adanya Taman Indonesia Kaya ini, diharapkan seni pertunjukan Indonesia dapat lebih maju dan lebih berkembang di tanah air kita," katanya.

AYO BACA : Pendeta se Indonesia Gelar Rakernas di Semarang

Hendrar Prihadi menerangkan, untuk fasilitas air mancur menari  di taman tersebut dibangun oleh Pemerintah Kota Semarang. Air mancur itu dapat bergerak selaras dengan alunan musik klasik dan lagu-lagu perjuangan Indonesia.

"Dijadwalkan akan menyala setiap hari pada pukul 19.00–20.00 dan hingga pukul 21.00 di akhir pekan. Terletak di pusat kota, Taman Indonesia Kaya ini memberikan warna baru bagi Kota Semarang dan dapat menjadi rumah bagi para seniman Jawa Tengah. Karena bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan dan pertunjukan seni budaya," tandasnya.

Taman Indonesia Kaya memiliki beberapa fasilitas yang dapat dikunjungi, seperti Panggung Budaya yang dibangun dengan 2 sisi yang dapat digunakan. Sisi menghadap SMA 1 dapat digunakan untuk pementasan dengan kapasitas 200 orang dan sisi menghadap kantor gubernur dapat menampung  800 orang.

Taman Pandawa Lima yang dibuat oleh Komroden Haro, Pelataran Penikmat Seni, Amphitheater, Area Hijau, Gerbang Mural karya 5 seniman muda Semarang (Puthut Aldoko Wilis, Arief Hadinata, Azis Wicaksono, Guruh Indra W dan Muhammad So’if), dan Air Mancur Menari.

Pelataran Penikmat Seni Amphitheater berkapasitas 1.000 pengunjung yang dibangun oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini dilengkapi dengan sarana pendukung pertunjukan seperti ruang ganti penampil dengan pendingin ruangan, serta toilet umum dan disabilitas.

AYO BACA : Jateng Raih Penghargaan Pemanfatan Teknologi Nuklir


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar