>

Ganjar: Pendidikan Antikorupsi Bisa Disisipkan di Setiap Mata Pelajaran

  Kamis, 11 Oktober 2018   Arie Widiarto
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau Road Show Bus KPK, Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Balai Kota Semarang, Jl Pemuda, Kamis (11/10/2018).(ayosemarang.com/Arie Widiarto)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Guru-guru sekolah di Jawa Tengah diminta menyisipkan pendidikan antikorupsi dalam setiap mata pelajaran yang ada. Hal ini mengingat pendidikan karakter dan pendidikan antikorupsi sangat penting ditanamkan sejak dini.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat membuka acara Road Show Bus KPK, Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda, Kamis (11/10/2018).

“Guru di Jateng sudah kami minta untuk memasukkan pendidikan antikorupsi di setiap mata pelajaran yang ada. Tidak perlu kurikulum khusus antikorupsi, hanya soal kreativitas bagaimana menjejali pendidikan antikorupsi itu dalam setiap mata pelajaran yang diampunya,” kata dia.

Semua mata pelajaran, lanjut Ganjar, sebenarnya dapat dijejali pendidikan antikorupsi. Misalnya pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahkan pelajaran Fisika ataupun Kimia juga dapat disisipkan pendidikan antikorupsi.

AYO BACA : 1000 Ekor Sapi di Purwodadi Akan Diasuransikan

“Kenapa kami orang dunia pendidikan, karena pendidikan adalah tempat edukasi yang paling penting dan secara formal setiap hari ada,” tegasnya.

Dirinya juga mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan inovasi dalam pembelajaran dan kampanye antikorupsi kepada masyarakat melalui Road Show Bus KPK ini. Menurutnya, acara semacam ini sangat bagus untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini kepada masyarakat secara menyenangkan.

“Ada kegiatan bermain, simulasi, hiburan dan semua hal terkait pendidikan antikorupsi. Diharapkan dengan kegiatan ini akan muncul tindakan dan membangun kesadaran masyarakat terkait antikorupsi,” tambahnya.

Meski begitu, lanjut Ganjar, KPK tidak dapat berjalan sendirian. Semua pihak baik pemerintah daerah ataupun masyarakat harus membantu KPK dalam upaya mitigasi korupsi ini.

AYO BACA : Mendekati Musim Hujan, Pekerjaan Saluran Dipercepat

“Untuk itu, kami nanti akan contoh kegiatan semacam ini. Nantinya akan kami teruskan di sini kegiatan-kegiatan pencegahan korupsi yang dilakukan KPK ini kepada masyarakat khususnya anak-anak,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, integritas merupakan pondasi dalam rangka menyukseskan pembangunan. Tanpa integritas, maka pembangunan dalam sektor apapun tidak akan berjalan.

“Untuk itulah Road Show Bus KPK ini salah satunya untuk menanamkan integritas antikorupsi kepada masyarkat khususnya anak-anak. Kami sengaja mengundang banyak anak-anak karena kami ingin membangun pondasi karakter bangsa sejak dini,” kata dia.

Road Show Bus KPK ini merupakan kegiatan yang sudah dilakukan di berbagai daerah lain. Kota Semarang merupakan kota keenam yang disinggahi bus KPK itu.

Dalam setiap persinggahannya, Road Show Bus KPK mempertunjukkan aneka kegiatan menarik seperti permainan anak-anak tentang antikorupsi, pemutaran film antikorupsi, aneka hiburan hingga praktik menjadi penyidik cilik KPK.

“Dengan kegiatan-kegiatan semacam ini, kami ingin menegaskan kepada masyarakat bahwa KPK tidak hanya institusi penindakan saja. Namun kami ingin mendorong bagaimana upaya sosialisasi, mitigasi dan berbagai upaya pendidikan antikorupsi dapat menjadi kesadaran bersama untuk menjadikan negeri ini semakin baik,” tegas Alexander.

AYO BACA : Pemahaman Pancasila untuk Generasi Milenial Perlu Diperkuat


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar