>

Peringati Pertempuran Lima Hari, Akses ke Tugu Muda Sementara Ditutup

  Jumat, 12 Oktober 2018   Arie Widiarto
Kawasan Tugu Muda Semarang. (ayosemarang.com/Arie Widiarto)

AYO BACA : Borobudur Didorong Jadi ''Bali'' nya Jateng

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Guna mengenang dan menghormati jasa para pahlawan, Pemerintah Kota Semarang berencana menyelenggarakan upacara peringatan Pertempuran Lima Hari di bundaran Tugu Muda pada Sabtu (14/10) malam.

Bersamaan dengan penyelenggaraan upacara tersebut, pemerintah akan menutup sejumlah jalan protokol menuju ke Bundaran Tugu Muda. Penutupan jalan akan dilakukan selama dua hari, yaitu pada saat gladi bersih Sabtu 13 Oktober 2018, dan pada saat upacara, Minggu, 14 Oktober 2018 mulai pukul 17.00 sampai 21.00 WIB.
 
Adapun jalan yang ditutup meliputi lima ruas jalan yang berpusat di Tugu Muda. Antara lain Jalan Pandanaran (mulai Eka Karya Tailor), Jalan Siliwangi (depan hotel Siliwangi), Jalan Imam Bonjol (Kampus Untag), Jalan Pemuda (depan PLN), dan Jalan Dr Sutomo (depan RS. Kariadi).

Menurut rencana Upacara Peringatan Pertempuran Lima Hari akan dihadiri oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Forkopimda Kota Semarang, para pejuang veteran yang terlibat langsung dalam Pertempuran Lima Hari.

"Karena jalan yang menuju Bundaran Tugu Muda akan ditutup total pada hari Sabtu dan Minggu besok, maka kepada warga masyarakat dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain guna menghindari terjadinya kemacetan," tutur Kabag Humas dan Protokol Wing Wiyarso, Jumat (12/10/2018).

Ia menambahkan, bagi warga masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung upacara peringatan pertempuran lima hari tersebut, Dinas Perhubungan Kota Semarang telah menyediakan kantong-kantong parkir seperti di Balaikota, Udinus, Gedung Pandanaran dan juga Wisma Perdamaian.

Dalam event tersebut juga akan ada beberapa rangkaian kegiatan mulai dari penembakan tunggal, penembakan rentetan, pembacaan cukilan sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang oleh Budayawan Kota Semarang, Sukirno hingga drama teatrikal Pertempuran Lima Hari di Semarang yang diperankan oleh anak-anak muda Kota Semarang.

AYO BACA : Hendi Pastikan Normalisasi Banjir Kanal Timur Tak Terkendala Relokasi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar