Hadapi Serangan Hoaks dengan Hizib Nashr

  Minggu, 20 Januari 2019   Arie Widiarto
Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Pusat, Khofifah Indar Parawansa dan Ketua JKSN Jateng Agus Sofwan Hadi saat Deklarasi dan Pelantikan Pengurus JKSN Kabupaten Wonosobo di Gedung Adipura, Alun-alun Kota, Sabtu (19/1/2019). (istimewa)

WONOSOBO, AYOSEMARANG.COM--Dewan Penasehat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Pusat Dr KH Asep Syaifuddin Chalim MA menegaskan serangan hoaks dan fitnah baik dalam bentuk gambar maupun tulisan di Media Sosial (Medsos) yang dialamatkan kepada Presiden Petahana Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sudah keterlaluan dan kelewatan.

"Serangan hoaks, fitnah dan ujaran kebencian yang dialamatkan kepada Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin sangat keji dan biadab. Bangsa Indonesia ini punya akhlak, adat istiadat dan sopan santun yang baik. Jangan membalas fitnah dan hoaks itu seperti mereka yang tidak punya akhlak. Mari kita balas dengan memperbanyak membaca Hizib Nashr kalau perlu diawali dengan puasa," tegasnya dalam upacara Deklarasi dan Pelantikan JKSN Kabupaten Wonosobo, di Gedung Adipura, Alon-alon Kota Wonosobo, Sabtu (19/1/2019).

Di tempat yang sama inisiator JKSN, Khofifah Indar Parawansa mengajak umat Islam menghadapi serangan hoaks dan fitnah dengan bacaan Alquran setiap saat.

"Wonosobo ini gudangnya hafidz-hafidzah para penghafal Alquran. Doakan agar pembuat hoaks, fitnah dan ujaran kebencian dengan khataman Alquran tiap saat. Doakan Indonesia aman kekal abadi sampai kiamat," tegasnya.

Deklarasi JKSN Kabupaten Wonosobo berlangsung meriah. Ribuan pendukung Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin yang sebagian besar ibu-ibu Muslimat, Fatayat dan para ulama se-Kabupaten Wonosobo sudah berkumpul di Gedung Adipura sejak pagi menunggu kehadiran mantan Mensos itu.

Begitu turun dari Mobil, Khofifah disambut Marching Band Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Wonosobo yang menampilkan atraksi Lagu Subbanul Wathon (Yalal Wathan) karya KHA Wahab Chasbullah.

AYO BACA : Ribuan Kiai Santri Cilacap Dukung Jokowi-Ma'ruf

Ketua JKSN Jateng Agus Sofwan Hadi menjelaskan, JKSN Wonosobo merupakan putaran kedua setelah Kabupaten Cilacap beberapa waktu lalu.

Menurt Kiai Asep Syaifuddin, Jokowi seorang muslim yang baik. Salah satu tanda Jokowi musim yang baik adalah shalatnya sangat baik. "Saya beberapa kali shalat ma’mun dengan Pak Jokowi, bacaan maupun gerakannya sangat baik," katanya.

Hizib Nashr menurutnya sebuah wirid dan doa karya seorang ulama sufi yang merupakan Wali Allah yaitu Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili. Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili masih memiliki garis keturunan yang bersambung langsung kepada Rasulullah saw melalui cucunya Hasan.

Dia lahir di Maroko dan meninggal di mesir, sedangkan masa hidupnya adalah pada tahun 1197M hingga tahun 1258M. Imam Abul Hasan juga pendiri tarekat Syadziliyah yang banyak diikuti oleh umat Islam di dunia khususnya Indonesia.

"Ia sudah mampu menghafal Alquran di usianya yang masih sangat muda, selanjutnya menghabiskan hari-harinya untuk belajar dan senantiasa beribadah kepada Allah swt dengan ketulusan hati. Selain Hizb Nashr. Banyak sekali wirid wirid karyanya yang menjadi pegangan umat islam sampai saat ini," katanya. 

Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili juga menulis hizib lain yang diberi nama hizib bahar. Baik Hizb Nashr maupun hizb bahr, keduanya telah dibaca dan diamalkan oleh kaum muslimin di berbagai penjuru dunia hingga saat ini. Hizib Nashr sendiri memiliki banyak sekali manfaat dan faedah salah satunya adalah mampu mencegah bala', menggetarkan hati musuh dan untuk keselamatan.

Khofifah mengingatkan calon pemilih pada 17 April, kertas surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) berwarna abu-abu. Khofifah mengatakan bahwa dalam pemilu 2019 nanti terdapat lima warna kertas surat suara. “Warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, biru untuk DPRD Provinsi, hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota, dan warna abu-abu untuk Presiden dan Wakil Presiden,” katanya.

AYO BACA : Kiai dan Santri Jateng Siap Sumbang Suara 80% Jokowi-Ma'ruf


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar