Jokowi Minta Kaum Intelektual Tangkal Hoaks

  Minggu, 03 Februari 2019   Afri Rismoko
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Koalisi Alumni Diponegoro di Gedung Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Kota Lama, Semarang, Minggu (3/2/2019). (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

SEMARANG UTARA, AYOSEMARANG.COM—Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo bertemu para alumni Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Koalisi Alumni Diponegoro, di Gedung Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Kota Lama, Minggu (3/2/2019). Jokowi menitip pesan kepada para intelektual untuk menangkal hoaks.

Menurutnya hal tersebut sebagai pencerah bagi masyarakat umum dari terpaan hoaks dan kedustaan. Apalagi saat ini hoaks makin banyak bertebaran di masyarakat.

 “Hari ini ketemu para intelektual yang bisa mencerahkan masyarakat. Jangan sampai berita hoaks merajalela masuk lagi. Ini sangat berbahaya bisa memecah bangsa,” tegas Jokowi.

Dia mencontohkan beberapa hoaks yang membodohi masyarakat, yang disebar oleh oknum tidak bertanggungjawab. Contohnya, yang katanya ada tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos.

“Tujuh kontainer itu kalau saya hitung ada 80 juta kertasnya, begitu dijawab, diem. Besok keluar lagi, selang darah dipakai sampai empat puluh kali, lalu dijawab sama RSCM, diem juga,” ujarnya.

Dia menyampai informasi hokas itu membuat masyarakat heboh dan bingung. Namun, menurutnya masyarakat saat ini sudah cerdas dan pintar.

“Tapi masyarakat kini sudah pintar-pintar, dikira masih bodoh-bodoh,” paparnya.

Dia mengajak para intelektual menjadi penggerak optimisme masyarakat. Jangka waktu dua bulan mendekati Pilpres 2019 harus dimanfaatkan dengan benar.

Jokowi ingin sukarelawan dan intelektual menyampaikan capaian kinerja keberhasilannya selama empat tahun. Misalnya, pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara, dan pembangkit listrik serta rencana pembangunan SDM besar-besaran untuk lima tahun ke depan sebagai pelengkap dibangunnya infrastruktur.

“Tinggal dua bulan, jadi sampaikan pada masyarakat apa yang telah kita kerjakan selama ini. Jangan sampai apa yang kita lakukan tertutup oleh kebohongan,” tandasnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar