Jumlah Petugas Pemilu 2019 Meninggal 498 Orang

  Rabu, 15 Mei 2019   Andres Fatubun
Ilustrasi pemungutan suara.(Ayomedia)

BANDUNG, AYOSEMARANG.COM -- Menurut data yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, jumlah petugas Pemilu 2019 yang meninggal karena menjalankan tugas hingga Senin (13/5/2019) mencapai 498 jiwa.

Data tersebut diperoleh dari laporan setiap dinas kesehatan atas koordinasi dengan dinas kesehatan provinsi, kota, dan kabupaten. 

AYO BACA : Lipkhas KPPS: Ketua MK Mengaku Ikut Berdosa atas Jatuhnya Korban Jiwa Petugas Pemilu

Dari 498 korban jiwa, Provinsi Jawa Barat menempati urutan paling tinggi sebanyak 177 jiwa.

Sementara di daerah lainnya yaitu DKI Jakarta 18 jiwa, Jawa Tengah (44), Jawa Timur (82), Banten (29), Bengkulu (7), Kepulauan Riau (4), Bali (2), Kalimantan Tengah (6), Kalimantan Timur (6), Sumatera Barat (1), Kalimantan Selatan (8), NTB (7), Sulawesi Utara (2), Lampung (23), Sumatera Selatan (25), Jambi (6), Sulawesi Tenggara (6), Maluku (2), Yogyakarta (10), Riau (7), Kalimantan Barat (26).

AYO BACA : Pemkot Bandung Santuni Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal

 

 

Dari 24 provinsi, diketahui lokasi meninggalnya petugas Pemilu di rumah sakit sebanyak 61 jiwa, dan di luar rumah sakit sebanyak 95 jiwa.

Saat ini masih ada 342 jiwa yang masih dalam proses inventarisir oleh dinas kesehatan dan rumah sakit di masing-masing provinsi terkait lokasi meninggalnya.

Usia korban paling banyak berkisar antara 50 hingga 59 tahun dengan jumlah 65 jiwa. Sisanya di bawah 19 tahun sebanyak 12 jiwa, 20-29 tahun 9 jiwa, 30-39 tahun 22 jiwa, 40-49 tahun 44 jiwa, 60-69 tahun 26 jiwa, dan 70 tahun ke atas sebanyak 11 jiwa.

Hingga Senin sore pukul 15.00 WIB, hasil investigasi penyebab meninggalnya petuga Pemilu masih sama, yakni disebabkan oleh 13 jenis penyakit yaitu infarct myocard, gagal jantung, koma hepatikum, stroke, respiratory failure, hipertensi emergency, meningitis, sepsis, asma, diabetes melitus, gagal ginjal, TBC, kegagalan multi organ, dan satu lagi disebabkan oleh kecelakaan.

Kemenkes dalam hal ini menekankan tidak ada korban meninggal disebabkan karena kelelahan. Sekretaris Jenderal Kemenkes RI drg. Oscar Primadi, MPH mengatakan tidak ada korban meninggal pada pelaksanaan Pemilu 2019 yang disebabkan oleh kelelahan.

AYO BACA : Pecah Pembuluh Darah Otak, Ketua KPPS di Sukabumi Meninggal


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar

-->