Hakim Arief Hidayat Tegur Pemohon Bawa Bukti Mentah Satu Troli

  Kamis, 11 Juli 2019   Abdul Arif
Ketua Mahkamah Konsititusi (MK) Anwar Usman (tengah) didampingi dua hakim konstitusi Enny Nurbaningsih (kiri) dan Arief Hidayat (kanan) memimpin sidang pendahuluan sengketa hasil Pemilu Legislatif 2019 di gedung MK, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Sidang tersebut beragendakan pemeriksaan pendahuluan terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum DPR-DPRD Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota jakarta (DKI Jakarta) Tahun 2019. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM--Pemohon perkara sengketa hasil DPD RI daerah pemilihan Sumatera Utara, Darmayanti Lubis mendapat teguran Hakim Konstitusi Arief Hidayat karena membawa bukti susulan satu troli, Kamis (11/7/2019). Menurut Arief bukti sebanyak itu seharusnya disertakan saat penyerahan permohonan, sehingga bisa diverifikasi dalam sidang pendahuluan.

"Bagaimana ini melakukan verifikasinya? Yang jadi masalah, kalau ada sebanyak ini yang dimasukkan menyusul jadi menghambat (persidangan) ini," ujar Arief dalam sidang pendahuluan di ruang sidang Panel I Mahkamah Konstitusi, Gedung MK Jakarta, Kamis.

Pemohon yang diwakili oleh kuasa hukumnya Tegar Yusuf, ternyata menyerahkan satu troli bukti susulan dan belum diklasifikasi, sehingga sulit untuk Mahkamah melakukan verifikasi. Hal ini kemudian menjadikan Arief semakin meradang.

"Kalau ini namanya memperkosa Mahkamah, ini bukti yang dikasih masih bukti tersebar bukan bukti yang sudah diklasifikasi. Lantas bagaimana mau cepat memverifikasi, jangan kasih bukti mentahan begitu dong," kata Arief.

Arief kemudian mengacu pada sidang perkara sengketa hasil Pilpres 2019, pada saat pemohon menyerahkan sejumlah bukti susulan yang juga belum diklasifikasi.

"Dalam kasus pilpres kemarin ada bukti yang seperti ini modelnya, lalu dikembalikan karena kami tidak bisa memverifikasi bukti-bukti semacam itu," ujar Arief.

Arief kemudian mengatakan tiga hakim konstitusi pada Panel I akan memutuskan, apakah bukti susulan yang belum diklasifikasi tersebut dapat dilanjutkan atau harus dikembalikan.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar

-->