Alasan Masyarakat Indonesia Masih Ragu Beralih ke Cloud

  Kamis, 11 Juli 2019   M Naufal Hafiz
Rully Moulany, country manager Red Hat Indonesia (kanan), dalam jumpa pers Red Hat Hybrid Cloud Series di Jakarta, Kamis (11/7/2019). (ANTARA/Yogi Rachman)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM—country manager Red Hat Indonesia Rully Moulany mengatakan, adopsi teknologi komputasi awan (cloud) di Indonesia masih terkendala keraguan para pengguna.

"Cloud itu sangat luar biasa tapi kalau sudah keenakan pakai satu provider itu untuk bisa memindahkan susahnya minta ampun," kata Rully Moulany saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Banyaknya penyedia layanan cloud, menurut Rully, menimbulkan keragu-raguan para pengguna untuk menggunakan layanan cloud karena dikhawatirkan perusahaan akan kesulitan untuk memindahkan beban kerja saat dibutuhkan.

"Itu pada akhirnya secara komersial akan mencapai satu titik tidak masuk akal bagi user tersebut, dengan kata lain terjebak," ujar dia.

Rully mendorong kepada masyarakat untuk tidak takut menggunakan teknologi cloud yang memiliki manfaat besar bagi perusahaan.

Rully menambahkan, pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai teknologi cloud yang sangat berguna bagi solusi permasalahan penyimpanan data.


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar

-->