Pemprov Jateng Targetkan Angka Kemiskinan Jadi Satu Digit

  Sabtu, 07 September 2019   Vedyana Ardyansah
Plt Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah Yusadar Armunanto, saat dalam acara kegiatan mitigasi bencana bersama Phapros di PGOT Mardi Utomo (vedyana/ayosemarang.com)

BANYUMANIK, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan di Jateng.

Plt Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Yusadar Armunanto menyebutkan, saat ini angka kemiskinan Jateng mencapai 10,80 persen atau setara dengan 3,7 jiwa.

AYO BACA : Ganjar Sebut Penurunan Kemiskinan Jateng Capai 1 Juta Lebih

"Sesuai arahan pak Ganjar, target angka kemiskinan di Jateng di kepemimpinan beliau saat ini harus menjadi satu digit saja," ujarnya, Sabtu (7/9/2019).

Berbagai upaya terus dilakukan Dinsos Jateng. Salah satunya dengan menggandeng pihak swasta terkait program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.

AYO BACA : Parodikan Kemiskinan, Wartawan Ayosemarang.com Lolos Seleksi World Press Cartoon 2019

"Dinsos Jateng juga akan menyempurnakan data terkait warga miskin di Jateng agar sesuai di lapangan. Jangan malah sudah mampu masih dianggap miskin, dan tergolong miskin malah tidak masuk data," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pokja TJSLP Bidang Kesos Dinsos Jateng Ndaru Eko Utomo menambahkan, program CSR yang berkelanjutan menjadi konsep pemberian CSR yang terus digaungkan dan diterapkan.

"Kalau sebelumnya hanya sebatas Charity dan setelah itu tidak ada kelanjutannya. Tentu konsep tersebut belum bisa dibilang maksimal dalam pengentasan kemiskinan di Jateng," katanya.

Menurutnya, program pemberian CSR yang berkelanjutan mampu memberikan dampak pemberdayaan kepada masyarakat.

"Kita secara keseluruhan sudah sepakat dengan teman-teman dunia usaha kita akan lebih mengutamakan program yang berkelanjutan dan memperkecil charity. Dimana program yang berkepanjangan kita terapkan. Agar penyandang masalah tadi bisa mandiri nantinya," katanya.

AYO BACA : Fitra Kritisi Penanggulangan Kemiskinan di Jateng


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar