Padati Makam Pahlawan Kalibata, Warga Ingin Melihat Langsung Pemakaman Habibie

  Kamis, 12 September 2019   Adib Auliawan Herlambang
Sejumlah kerabat dan warga berada di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata untuk menghadiri pemakaman almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di Jakarta, Kamis (12/9/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, dari Kamis (12/9/2019) pagi, sudah dipadati warga untuk menyaksikan pemakaman BJ Habibie. Mereka pun berharap diperbolehkan masuk untuk melihat lebih dekat prosesi pemakaman.

Seperti Supardi (52) yang sengaja datang ke TMPNU Kalibata untuk melihat pemakaman Presiden ke-3 Indonesia. Sayangnya, keinginan warga Pasar Rebo tersebut untuk melihat langsung hanya bisa dilakukan di seberang jalan TMPNU Kalibata.

"Tadi saya coba tanya tadi apakah warga boleh masuk enggak, katanya enggak boleh kalau pakai sandal, tapi kalau pakai sepatu boleh," katanya meniru ucapa petugas yang ditanya.

AYO BACA : Menteri Susi: Habibie Pelopor Kemerdekaan Pers di Tanah Air

Keinginan serupa juga disampaikan Luthen BR Sirait (83) warga Kemayoran yang sudah datang dari pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Ia sengaja khusus datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Presiden BJ Habibie.

"Saya enggak tau apakah warga umum boleh masuk, ada keinginan bisa melihat langsung, tapi mungkin tidak boleh," kata Luthen.

AYO BACA : Negara akan Beri Penghormatan Besar pada BJ Habibie

Luthen mengatakan ia mengagumi Presiden BJ Habibie sebagai Presiden Indonesia yang jenius.

"Saya juga lahir di bulan dan tahun yang sama dengan Pak Habibie, cuma beda tanggal. Kalau pak Habibie tanggal 25, saya tanggal 2 Juni," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi TMPNU Kalibata, Deddy Prestyo saat dikonfirmasi menyebutkan saat ini warga tidak diperbolehkan masuk sementara waktu selama upacara pemakaman berlangsung.

Ia mengatakan seusai protap, saat upacara pemakaman hanya dikhususkan bagi keluarga, tamu negara dan pejabat negara.

"Saat prosesi pemakaman warga tidak boleh masuk, sudah protapnya. Nanti setelah pemakaman baru kita buka untuk warga yang mau melayat 24 jam," kata Deddy.

AYO BACA : Makam Ereveld Kalibanteng Bisa Dikunjungi Untuk Umum


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar