F-PKB Kota Semarang Apresiasi Pengesahan RUU Pesantren

  Rabu, 25 September 2019   Abdul Arif
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang H. Sodri, SH. (dok)

AYOSEMARANG.COM-- Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang mengucapkan selamat atas disahkannya Rancangan Undang-Undang Pesantren menjadi Undang-Undang Pesantren oleh Dewan Perwakilan Rakyat dalam rapat paripurna pada tanggal Selasa (24/9/2019) di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta. 

Setelah melalui proses kajian yang panjang melalui fraksi PKB yang menjadi inisiatornya, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren telah melibatkan beberapa stakeholder yang ada seperti organisasi-organisasi Islam yang menaungi pesantren maupun dari eksekutif dalam hal ini kementerian agama akhirnya pesantren mendapatkan pengakuan akan eksistensinya.
\n 
\nHal ini senada dengan yang disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin yang sebelumnya mengatakan bahwa Rancangan Undang-Undang Pesantren adalah salah satu bentuk pengakuan negara terhadap pesantren. RUU Pesantren adalah upaya untuk memfasilitasi pesantren di Indonesia.

AYO BACA : Dosen Ekonomi Unnes Beberkan Strategi Bersaing untuk UMKM

Dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat tersebut, Perwakilan fraksi PKB mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang menyambut baik Rancangan undang-undang tersebut untuk disahkan. Sebelum pengesahan Undang-Undang Pesantren, DPR terlebih dahulu telah menyepakati dan mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Disahkannya Undang-Undang pesantren ini merupakan kado istimewa di peringatan hari santri yang akan jatuh pada bulan Oktober besok. Santri dan pesantren yang selama ini terpinggirkan kini telah diakui keberadaannya oleh negara sebagai bagian dalam proses pendidikan yang setara dengan lembaga pendidikan formal lainnya. 

AYO BACA : Polusi Udara dan Masalah Kendaraan Bermotor

Sehingga kedepan diharapkan para santri akan mampu mengakses pendidikan ke jenjang seperti perguruan tinggi tanpa ada kekhawatiran akan legalitas ijazah sebelumnya.

Disahkannya UU Pesantren yang diharapkan pesantren-pesantren di Indosesia khususnya yang ada di Semarang akan semakin berkembang dengan adanya kepedulian dan pengakuan yang lebih dari pemerintah.

Dengan pengakuan Undang-Undang ini, pesantren-pesantren di Kota Semarang semakin berkembang dan bisa berperan lebih banyak dalam mencetak generasi-generasi yang unggul serta berahklakul karimah sehingga akan menjadi modal dalam pembangunan bangsa.

--H. Sodri, SH, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang

AYO BACA : Toleransi Agama dan Persaudaraan

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar

-->