Polisi Israel Masuk ke Masjid Al-Aqsha Lindungi Yahudi Fanatik

  Rabu, 09 Oktober 2019   Abdul Arif
Seorang pria Palestina berjalan melewati polisi Israel saat mereka berjaga saat bentrok dengan warga Palestina pada hari Yerusalem di lapangan kompleks Al-Aqsha yang oleh Muslim dikenal sebagai tempat suci di Kota Tua Yerusalem, Minggu (2/6/2019). (REUTERS/AMMAR AWAD)

JERUSALEM, PALESTINA, AYOSEMARANG.COM-- Polisi Israel mengganggu orang Muslim yang sedang salat di kompleks Masjid Al-Aqsha di Jerusalem Timur, Selasa (8/10/2019). Polisi tersebut melindungi kunjungan provokatif oleh Yahudi fanatik ke tempat suci umat Muslim itu.

AYO BACA : Masjid Al Aqsha Diserbu Pemukim Ekstremis Yahudi

Beberapa pejabat dan saksi mata Palestina mengatakan polisi memeriksa identitas orang Palestina yang akan salat saat mereka memasuki kompleks tempat suci yang dikelilingi tembok untuk menunaikan ibadah harian.

AYO BACA : Puluhan Pohon Zaitun Warga Palestina Dibakar Pemukim Yahudi

Polisi Israel mengusir orang yang sedang shalat di daerah Bab Ar-Rahmah dari kompleks tersebut untuk mengizinkan kunjungan tanpa hambatan oleh puluhan orang Yahudi fanatik, termasuk seorang menteri kabinet dan seorang rabbi ekstremis.

Para pejabat mengatakan kaum Yahudi fanatik tersebut melakukan ritual Yahudi di lokasi tersebut, dalam pelanggaran terhadap peraturan kunjungan buat orang non-Muslim, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu.

Kunjungan oleh kaum fanatik yang menganjurkan penghancuran masjid Al-Aqsha  dan menggantinya dengan kuil Yahudi biasanya meningkat selama liburan Yahudi. Polisi menemani kaum fanatik dalam kunjungan mereka dan memaksa orang Muslim menjauh dari jalan mereka, yang meliputi Bab Ar-Rahmah --yang juga dikenal dengan nama Gerbang Emas.

Sementara itu, Kementerian Urusan Agama dan Waqaf di Pemerintah Otonomi Nasional Palestina dengan keras mengecam peningkatan penyusupan dan pelanggaran terhadap kesucian Masjid Al-Aqsha oleh kaum Yahudi fanatik. Kementerian itu memperingatkan kaum Yahudi fanatik berusaha mengubah komplek Masjid Al-Aqsha menjadi daerah Yahudi.

AYO BACA : Presiden Jokowi dan PM Singapura Bahas Investasi Hingga Pendidikan Vokasi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar

-->