Sunan Kuning Tutup, Pemkot Rencanakan Bangun Kampung Tematik

  Jumat, 18 Oktober 2019   Vedyana Ardyansah
Kegiatan pengambilan tali asih oleh WPS usai penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Jumat (18/10/2019). (Vedyana Ardyansah/Ayosemarang.com)

SEMARANG BARAT, AYOSEMARANG.COM-- Usai penutupan lokalisasi Sunan Kuning, Pemerintah Kota Semarang berencana menyiapkan pembangunan kampung tematik religi di kawasan tersebut. 

Hal itu mengacu dengan adanya makam salah seorang penyebar ajaran Islam di Jawa yaitu Soen An Ing atau dikenal Sunan Kuning.

"Sejauh ini, rencana itu dalam tahap public hearing dengan organisasi massa keagamaan. Di situ ada makam salah satu penyebar agama Islam Soen An Ing ang. Kami percantik," ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Jumat (18/10/2019).

AYO BACA : Merangkul Aktivis dan Seniman, Komunitas Solidaria Gelar Diskusi dan Pertunjukan Seni

Terkait tempat karaoke di wilayah tersebut, menurut Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu, jika karaoke bisa berjalan menjadi wisata karaoke secara baik tanpa prostitusi, hal itu dapat mendukung pariwisata. 

Jika mereka memiliki izin usaha, lanjutnya, mereka pemilik karaoke dipastikan membayar pajak hiburan sehingga, pendapatan asli daerah (PAD) justru meningkat. 

"Kami sadar di sini terdapat ratusan tempat karaoke. Semuanya tidak ada izin. Saya beri waktu selama satu tahun untuk mengurus izin," imbuhnya.

AYO BACA : 200 Media Asing Bakal Meliput Borobudur Marathon 2019

Hendi pun mengancam akan menindak sesuai Perda jika ditemukan praktik prostitusi lagi di kawasan tersebut.

Sementara itu, Ketua RW 04 Kelurahan Kaibantng Kulon, Suwandi yang juga Ketua Resosialisasi Argorejo menjamin jika nantinya tempat karaoke yang ada di wilayahnya tidak akan ada praktik prostitusi. 

"Jika nantinya ditemukan praktik prostitusi, kami mempercayakan Satpol PP untuk melakukan penindakan," tukasnya.

Selepas seremonial penutupan lokalisasi Sunan Kuning, para WPS mengurus pengambilan tali asih. Setiap WPS menerima dana tali asih sebesar Rp 5 juta dari APBD Kota Semarang. WPS yang mendapatkan tali asih tersebut terdata ada 448 orang.

AYO BACA : Kampung Photography Rencanakan Tambah Wahana Baru


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar