PDI Perjuangan: Setelah dilantik, Menteri Harus Setia Lima Tahun ke Depan

  Sabtu, 19 Oktober 2019   Adib Auliawan Herlambang
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Antaranews)

SUARABAYA, AYOSEMARANG.COM -- PDI Perjuangan mempersilahkan Presiden Joko Widodo untuk menentukan waktu yang tepat mengumumkan kabinet. Namun, sebelum momentum pengumuman itu, partai berlogo banteng itu menyarankan harus seksama dilakukan pengecekan.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pengecekan seksama itu berupa rekam jejak, kepemimpinan, intergritas dan kemampuan bekerja sama dengan presiden. Karena menteri merupakan pembantu presiden.

AYO BACA : Gubernur NTT Diminta Presiden Jokowi Siap Jadi Menteri

"Tak boleh ada menteri setelah dilantik tiba-tiba kibarkan bendera mau jadi presiden 2024. Semua harus setia dalam lima tahun ke depan," kata Hasto saat ditemui di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, pada Jumat (18/10/2019).

Pernyataan itu, kata Hasto, mengutip UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kementerian paling lama 14 hari kerja sejak presiden mengucapkan sumpah. Sehingga, Jokowi memiliki cukup waktu untuk menyusun kabinetnya.

AYO BACA : Lima Tahun Bekerja, Jokowi Belum Sempat Kenal Menteri Secara Pribadi

"Presiden Jokowi yang paling tahu kapan momentumnya. Presiden punya waktu yang cukup tapi kita tahu karakter Pak Jokowi yang mau kerja cepat. Kalau mengikuti informasi beliau paling lambat Rabu," kata Hasto.

Sementara terkait porsi kementerian yang akan diberikan ke partai politik, Hasto tak menyebut jumlahnya.

"Semua kementerian penting dan strategis tapi yang jelas PDI Perjuangan paling banyak," katanya.

AYO BACA : Menteri Kabinet Baru Harus Miliki Kemampuan Komunikator Seperti Jokowi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar