Perwira Tinggi Angkatan Laut Dinilai Cocok Jadi Wakil Panglima TNI

  Jumat, 08 November 2019   Adib Auliawan Herlambang
Wakil Ketua SETARA Institute Bonar Tigor Naipospos (ANTARA/Fathur Rochman)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Setara Institute for Democracy and Peace menilai anggota dari satuan TNI Angkatan Laut (AL) cocok menjadi Wakil Panglima TNI. 

Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos mengatakan, TNI AL bisa mengoptimalkan program pemerintah dalam membangun Indonesia timur yang didominasi wilayah perairan.

AYO BACA : Presiden Jokowi Tandatangani Perpres Jabatan Wakil Panglima TNI

"Angkatan Laut karena bisa membantu program pemerintah di wilayah laut timur Indonesia," kata Bonar di Kawasan Wahid Hasyim, di Jakarta, pada Kamis (7/11/2019).

Selain itu, Wakil Panglima TNI diharapkan mampu berperan membangkitkan alutsista TNI.

AYO BACA : Rektor Termuda Indonesia Kagumi Sosok Sri Mulyani

"Rencananya panglima angkatan darat kan, sebaiknya panglima TNI angkatan laut jadi rotasi ketiganya akan bergulir, karena itu kebutuhan yang strategis di alutsista," jelasnya.

Untuk diketahui, pada 18 Oktober Jokowi ternyata telah meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) menghidupkan kembali posisi Wakil Panglima TNI.

Adapun jabatan wakil panglima TNI di dalam Perpres tersebut ditujukan untuk perwira tinggi dengan pangkat jenderal atau bintang empat.

Posisi Wakil Panglima TNI ini terakhir dijabat oleh Fachrul Razi dan telah dihapus pada saat pemerintahan era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

AYO BACA : Rapat Kerja di DPR, Panglima TNI Paparkan Kerawanan Pilkada 2020


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->