Tunggakan BPJS Kesehatan ke RSUD KRMT Wongsonegoro Rp 65 Miliar

  Jumat, 08 November 2019   Afri Rismoko
Pasien menunggu di RSUD KRMT Wongsonegoro. (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

TEMBALANG, AYOSEMARANG.COM- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memiliki tunggakan sebesar Rp 65 miliar kepada RSUD KRMT Wongsonegoro. Hal itu diungkapkan Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati, Jumat (8/11/2019).

AYO BACA : Phapros Ekspor Obat TBC ke Peru

“Kewajiban pihak rumah sakit melayani masyarakat. Sementara, BPJS berkewajiban membayar biaya perawatan masyarakat yang menggunakan jaminan kesehatan tersebut. Kami berharap BPJS segera melakukan pembayaran tunggakan tersebut,” ujarnya.

AYO BACA : Masuk Pameran Dirgantara Gratis

Dia merinci, tunggakan sebesar Rp 65 miliar tersebut, sebesar Rp 10 miliar merupakan tunggakan pada 2018. Sisanya tunggakan awal 2019 hingga saat ini. 

Susi menerangkan, 90 persen pasien RSUD KRMT Wongsonegoro merupakan pengguna BPJS Kesehatan. Pihaknya harus memutar otak agar operasional di rumah sakit milik pemerintah itu tetap berjalan, di antaranya dengan mengajukan pinjaman kepada pihak ketiga.
 
“Selain itu juga melakukan efisiensi di semua lini sekaligus meningkatkan inovasi-inovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik dengan harga yang bisa ditekan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pasien dan tetap memperhatikan kesejahteraan pegawai,” katanya.

Saat ini RSUD KRMT Wongsonegoro memiliki total 1.317. Dari jumlah tersebut sebanyak 407 di antaranya merupakan PNS. Sisanya berstatus sebagai pegawai nonASN yang harus dibayar oleh RSUD.

AYO BACA : Angkasa Pura I Gandeng ACI Evaluasi Tingkat Keselamatan Bandara


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->