Penderita Diabetes Berpotensi Meningkat, Phapros Kembangkan Diafac

  Jumat, 29 November 2019   Arie Widiarto
Proses produksi obat PT Phapros di Jl Simongan, Semarang. (Ayosemarang.com/Arie Widiarto)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM – PT Phapros, Tbk yang merupakan anak usaha dari PT Kimia Farma (Persero) Tbk mengembangkan produk hasil inovasi Diafac extended release (Diafac XR) yang merupakan obat diabetes mellitus tipe 2.

AYO BACA : Selain Jazz, Sejumlah Acara Ini akan Ramaikan Mangroove Jazz 2019

Direktur Utama Phapros, Barokah Sri Utami (Emmy) mengatakan salah satu pertimbangan pihaknya mengembangkan produk tersebut karena jumlah penderita diabetes di Indonesia yang masih cukup tinggi dan berpotensi meningkat di masa depan.

AYO BACA : Target Peserta Lari Semarang 10 K Terpenuhi

“Berdasarkan hasil survey International Diabetes Federation pada tahun 2017, Indonesia menempati peringkat ke-6 negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia atau sekitar 10,3 juta orang. Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes mellitus tipe 2, sehingga membuat kami tergerak untuk mengembangkan produk ini,” ujar Emmy, JUmat (29/11/2019).

Emmy menambahkan Diafac XR yang terbuat dari bahan aktif Metformin ini merupakan pengembangan dari produk Diafac Phapros sebelumnya.  “Perbedaannya adalah ini produk ini merupakan tablet lepas lambat atau extended release (XR). Jika sebelumnya penderita diabetes harus minum obat 3 kali sehari, dengan Diafac XR ini pasien cukup mengonsumsi 1 kali sehari. Sehingga diharapkan kenyamanan dan kepatuhan pasien dalam minum obat diabetes akan meningkat dengan adanya produk kami ini” terangnya.

Emmy juga menuturkan pihaknya belum bisa mematok target penjualan yang tinggi. “Target penjualan produk ini pada tahun 2020 masih di bawah Rp 10 miliar. Namun, ke depannya kami optimistis angka tersebut akan terus meningkat dengan keunggulan dari efikasi dan kualitas produk ini,” ujarnya.

AYO BACA : Bukan Hanya Musik, Mangroove Jazz Ajak Peduli Lingkungan


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar