PT Daya Bangun Mandiri, Kontraktor RSUD Mijen Bakal Dipanggil Dewan

  Senin, 02 Desember 2019   Afri Rismoko
Proses pembangunan RSUD Mijen tahap pertama tak sesuai target. (Ayosemarang.com/Afri Rismoko)

MIJEN, AYOSEMARANG.COM -- Rombongan komisi C DPRD Kota Semarang, meninjau proyek pembangunan RS Mijen tipe D, Senin (2/12/2019). Tinjauan dipimpin ketua komisi C, Rukiyanto dan rombongannya Danur Rispriyanto, Hanik Khoiru Solikha, Febri Soemarmo, Nunung Sriyanto dan Suharsono.

Pantauan Ayosemarang.com saat di lokasi hanya terlihat tidak lebih enam pekerja yang bekerja.  Pembangunan tahap satu RS tersebut nampak terlihat tidak serius lantaran dinilai telat dan tidak memenuhi target pembangunan.

AYO BACA : Tunggakan BPJS Kesehatan ke RSUD KRMT Wongsonegoro Rp 65 Miliar

Dalam papan informasi proyek pembangunan tersebut tertulis kontraktor yakni PT Daya Bangun Mandiri. Adapun konsultan pengawas yakni PT Gatra Upanyasa Ripta.

Nilai anggaran sebesar Rp 10.412.444.000. Pekerjaan pembangunan RS Mijen tahap satu itu ditargetkan rampung 15 Desember 2019 mendatang.

AYO BACA : BMKG: Sebagian Jateng Hadapi Hujan Normal pada Desember

Rukiyanto menegaskan akan segera memanggil kontraktor proyek pembangunan tersebut. Sebab selain progres pembangunan yang tergolong lambat juga merugikan masyarakat sekitar untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.

"Kita lihat dan yakini bahwa pekerjaan ini tidak akan selesai. Yang bekerja hanya lima orang sedangkan waktu tinggal sekitar 15 hari lagi," katanya.

Dia menegaskan, kontraktor pembangunan RS tersebut tidak serius. Pihaknya merekomendasikan harus dilakukan tindakan segera, meskipun waktu kontrak pekerjaan tinggal beberapa hari lagi agar tidak berlarut-larut.

Menurutnya yang paling dirugikan akibat lambatnya proyek tersebut adalah masyarakat. Apalagi seharusnya pembangunan RS tersebut selesai akhir 2020.

"Jadi ini pasti selesainya bangunan ini akan mundur lagi. Rabu (4/12/2019) kita akan panggil klarifikasi untuk meminta klarifikasi. Ini sangat mengganggu kinerja Pemkot Semarang," tandasnya

AYO BACA : Respon Aturan Baru BPJS Kesehatan, Semarang Bangun Rumah Sakit Tipe D


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->