Damkar Kendal Bersihkan 6 Sarang Tawon Vespa dalam Sepekan

  Senin, 02 Desember 2019   Adib Auliawan Herlambang
Petugas Damkar Kendal melakukan pembersihan sarang tawon vespa affinis di Desa Sumberejo Kaliwungu Senin (02/12) sore. (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kendal jawa dalam sepekan menerima permintaan pembersihan sarang tawon jenis vespa affinis sebanyak 4 hingga 6 lokasi berbeda. Senin (2/12/2019) sore, petugas Damkar melakukan pembersihan sarang tawon di tiga lokasi berbeda dalam sehari. Pembersihan sarang tawon ini dilakukan setelah warga sekitar diserang ratusan tawon.

Sarang tawon jenis vespa affinis atau tawon ndas di Desa Sumberejo Kaliwungu Kendal  menjadi lokasi pertama pemadam kebakaran Kabupaten Kendal melakukan pembersihan. Sarang yang berada di bawah tangki air sebuah rumah kos meresahkan warga sekitar.

Sarang tawon yang sudah ada sejak sebulan lalu ini dan kerap menyerang warga yang melintas di sekitar sarang.

AYO BACA : Indonesia Terang, 5.000 Lampu PJU akan Terangi Desa di Kendal

 “Warga resah dan khawatir tawon ini menyerang anak-anak karena kerap bermain di bawah sarang tawon tersebut,” ujar Pipit warga sekiar.

Pembersihan sarang tawon dilakukan dengan hati-hati, berbalut pakaian tebal dan tertutup petugas mendekati sarang dan menyemprotkan pembasmi serangga. Meski langkah ini membahayakan namun mengantisipasi tawon menyerang petugas, obor disiapkan untuk membakar sarang.

Sementara lokasi kedua sarang tawon lainnya berada di kebun milik warga,  tidak jauh dari lokasi pertama. Petugas pemadam kebakaran langsung menggunakan oboruntuk membakar sarang dan melokalisir tawon yang kabur dengan menyemprot pembasmi serangga.

AYO BACA : All New Yamaha NMax 2020 Resmi Dikenalkan, Ini Harganya

Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal Toni Ari Wibowo melalui Kasi Dalops Damkar Saeful Huda mengatakan permintaan pembersihan sarang tawon meningkat dalam sebulan terakhir.

“Dalam sepekan setidaknya empat sampai enam sarang tawon minta untuk dibersihkan,” terangnya.

Huda menambahkan warga untuk selalu berkordinasi dengan petugas damkar saat akan melakukan pembersihan. 

“Jangan membersihkan sarang tanpa didampingi petugas Damkar yang lebih berpengalaman dan mengetahui teknik membersihkan sarang tawon,” pungkasnya.

AYO BACA : Dua Dekade, Penderita HIV/AIDS di Kendal Capai 949 Orang


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->