Dilantik Jadi Ketua KPK, Firli Bahuri Lepas Jabatan Kabaharkam

  Selasa, 03 Desember 2019   Adib Auliawan Herlambang
Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjalani uji kepatutan dan kelayakan di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Dari hasil voting terhadap lima calon terpilih pada Jumat (13/9/2019) dini hari, Firli mendapatkan suara terbanyak, yakni dari seluruh anggota Komisi III yang berjumlah 56 orang.(ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Dalam waktu dekat, Komjen Firli Bahuri bakal dilantik menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkait hal tersebut, Firli menyebut akan melepas jabatannya sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam). 

"Lepas, kan tidak jabatan double kan. Aturannya begitu," kata Firli di Bareskrim Polri, Selasa (3/12/2019).

AYO BACA : Firli Bahuri Terpilih, Hubungan Polri dan KPK Diyakini Semakin Solid

Saat disinggung terkait prioritas penanganan kasus korupsi setelah dilantik jadi Ketua KPK, Firli mengatakan akan bekerja sesuai tugas, pokok, dan fungsi (Tupoksi) KPK. Hal tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 19 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Di mana, KPK selaku lembaga antirasuah melakukan pencegahan, monitoring atas program pemerintah, dan berkoordinasi dengan instasi yang berwenang untuk memberantas korupsi.

AYO BACA : UPGRIS: Perpustakaan Perlu Pengelolaan Serius

Selain itu, KPK akan melakukan supervisi terhadap seluruh instansi yang berwenang untuk memberantas korupsi. Pada lain hal, KPK akan melakukan peyelidikan, penyidikan, dan penuntutan kasus korupsi.

"Ya sesuai dengan tupoksi KPK. Tupoksi KPK kan ada 6 sesuai UU Nomor 19 tahun 2019, ada di pasal 6 di situ," sambungnya.

"Pertama melakukan pencegahan, melakukan monotoring atas program pemerintah, melakuakan koordinasi oleh seluruh instansi yang berwenang memberantas korupsi, melakukan supervisi terhadap seluruh instansi yang berwenang untuk pemberantasan korupsi, melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan, melaksanakan putusan pengadilan dan hakim yang telah memperoleh putusan penetap. Tupoksinya itu. Itu ya kami kerjakan saja, mau perkara besar maupun kecil jelas bahasanya kan gini," jelas Firli.

Lebih lanjut, eks Kapolda Sumatera Selatan itu menegaskan akan bekerja sesuai dengan amanah. Dia menegaskan, Indonesia akan terbebas dari tindak pidana korupsi.

"Kami kerjakan sesuai dengan amanah. Prinsipnya, kami untuk Indonesia ini bebas dari korupsi," tutup Firli.

AYO BACA : KPK Miliki Video Pertemuan Firli dengan Petinggi Parpol


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->