Longsor, Jalan Beton Desa Surokonto Kendal Menggantung

  Selasa, 14 Januari 2020   Adib Auliawan Herlambang
Longsor talud jalan Desa Surokonto Kulon Kecamatan Pageruyung Kendal mengakibatkan jalan beton rawan patah karena menggantung. (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Curah hujan yang tinggi dan tanah disekitar labil mengakibatkan ruas jalan di Desa Surokonto Kulon Kecamatan Pageruyung longsor. Wurianto warga sekitar lokasi mengatakan jika lokasi longsor memang tanahnya labil, hal ini di buktikan dengan adanya senderan yang sudah dibangun puluhan tahun ikut hanyut.

 "Pagi tadi saya lihat tanah sudah longsor dan posisi beton cor menggantung karena tanah yang selama ini menahan dan jalan lama sebelum cor sudah longsor,"ujar Wurianto.

Dirinya juga mengatakan sebelum jalan di beton pernah terjadi longsor. Hal itu juga yang menbuat perusahaan tambang yang ada disekitar lokasi mananam pohon sengon. Bahkan beberapa perusahaan tambang juga melakukan pembibitan sengon.

AYO BACA : Mobil Tabrak Median Jalan Tol Batang-Semarang, 2 Orang Tewas

"Karena pohon sengon yang ditanam belum besar, maka ikut terkena longsor,"lanjutnya.

Sementara warga lain Watyadi mengaku kaget adanya jalan yang longsor. 

"Saya melihat lokasi untuk memberitahukan anak saya yang bekerja di luar kota agar tidak kaget dengan kondisi jalan yang ambles tersebut. "Saya melihat longsor agar anak saya mengetahui jika ada jalan rusak agar berhati-hati,"ujar Watyadi.

AYO BACA : Tingkatkan Pelayanan, SMC RS Tlogorejo Bersertifikat Internasional

Bupati Kendal Mirna Annisa saat dikonfirmasi membenarkan adanya jalan yang  longsor tersebut. Pihaknya sudah memerintahkan jajarannya untuk menutup jalan tersebut dan menutup beberapa perusahaan galian C untuk tidak beroperasi sambil memperbaiki longsor. Selain itu demi keamanan semua truk galian c tidak boleh melintas di sepanjang jalan Weleri Pageruyung tersebut

"Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal susah memasang rambu-rambu larangan melintas untuk roda empat atau lebih, OPD terkait sudah saya perintahkan untuk menangani,"lanjutnya.

Kepala DPU PR Kabupaten Kendal Sugiono akan segera melakukan tindakan dengan membuat senderan yang lebih kuat dari sebelumnya.

 "Senderan yang ada sudah berumur sepuluh tahun lebih dan ikut terbawa longsor, kami akan membuatnya yang lebih kuat,"ujar Sugiono.

Tanah yang mengalami longsor sepanjang 15 meter dan memakan bagian bawah beton selebar 1,5 meter.

AYO BACA : Puting Beliung Terjang Pantai Celong Batang, Lima Warung Hancur


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->