Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus King of The King

  Sabtu, 01 Februari 2020   Adib Auliawan Herlambang
Spanduk King of the King (Istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Terkiat kasus Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) atau King of The King di Tangerang, Banten, Polda Metro Jaya telah menetapkan 2 orang sebagai tersangka.

"Sekarang ini dua tersangka. Sementara kami lakukan pemeriksaan di Mapolres Kota Tangerang. Kita tunggu saja hasilnyaa seperti apa, apakah langsung ditahan atau apa, nanti disampaikan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar, Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (31/1/2020). 

AYO BACA : Setelah Sunda Empire, Kini Muncul 'Indonesia Mercusuar Dunia' Dipimpin King of The King

Yusri mengatakan, penetapan kedua tersangka itu didasarkan pada hasil gelar perkara yang digelar oleh penyidik kepolisian.

"Kemarin sudah dilakukan gelar perkara dan sudah memenuhi unsur-unsur persangkaan pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Penyebaran Berita Bohong," ujarnya.

AYO BACA : Amankan Pilkada Seretnak 2020, Polri Siapkan 200 Ribu Personel

Seperti diberitakan, sebuah spanduk yang memuat tulisan kerajaan abal-abal mirip Agung Sejagat muncul di Kota Tangerang.

Spanduk berwarna biru berukuran sekitar 1 x 1,5 meter tersebut muncul di Jalan Benteng Betawi, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Spanduk tersebut bertuliskan "KING OF THE KING. YM SOEKARNO. MR. DONY PEDRO". Di bagian bawahnya juga terdapat tulisan yang mengklaim bahwa kerajaan tersebut akan bekerja sama dengan Presiden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, Presiden MI yang disebut terbentuk untuk melunasi utang negara.

Tidak hanya itu, spanduk itu juga menyertakan nama Presiden Joko Widodo serta memasang foto Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno.

AYO BACA : Catut Nama Bung Karno, PDIP Sebut Kemungkinan King of The King Sakit Jiwa


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar