Biaya Sertifikat Tanah PTSL Rp150 Ribu, Bupati Tegal: Laporkan Jika Ada Pungutan

  Jumat, 14 Februari 2020   Adib Auliawan Herlambang
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tegal, Muhamad Fadhil saat menemui Bupati Tegal Umi Azizah di Ruang Kerja Bupati, Jumat (14/2/2020)

SLAWI, AYOTEGAL.COM --  Program pensertifikatan tanah melalui Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Tegal masih terus berlanjut.

Pada tahun 2020 ini, terdapat 62.500 sertifikat tanah yang akan dibagikan kepada 33 desa  di 8 Kecamatan.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tegal, Muhamad Fadhil, saat menemui Bupati Tegal Umi Azizah di Ruang Kerja Bupati, Jumat (14/2/2020) mengatakan, program PTSL untuk  Tahun 2020 ini akan selesai pada 10 September 2020.

AYO BACA : Rintisan Sekolah Literasi Pertama di Kota Tegal Diresmikan

"Setelah semuanya selesai akan dibagikan kepada ke pemilik sertifikat yang bersangkutan," kata Fadhil.

Adapun 8 kecamatan itu meliputi  Warureja, Suradadi, Kramat, Tarub, Jatinegara, Balapulang, Bojong dan Bumijawa.

Terkait dengan biaya PTSL, Fadhil menegaskan, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi program PTSL dikenakan biaya sebesar Rp150.000. 

AYO BACA : Bus Tabrak Truk Bermuatan Kayu di Tol Semarang, 2 Orang Tewas

"Tidak boleh melebihi Rp 150 ribu, jika ada oknum yang membebani angka yang telah ditentukan silakan laporkan saja ke kami,"tegasnya.

Menurut Fadhil, mulai tahun 2020 ini, pembuatan sertifikat melalui PTSL tidak perlu melampirkan akta. Cukup dengan surat pernyataan penguasaan fisik. 

"Surat itu sudah disediakan dari kami, bahkan blangko juga sudah tersedia dari kami. Masyarakat tinggal mengambil di desa, karena sudah disosialisasikan di desa yang terdapat program PTSL,"jelasnya.

Adapun Bupati Tegal Umi Azizah menyambut baik penjelasan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tegal itu. Umi mengungkapkan bahwa masih banyak warga yang mengeluhkan harga atau iuran program PTSL. 

"Jika masyarakat di lapangan menemui oknum yang memungut uang melebihi standar yang telah ditetapkan laporkan saja ke aplikasi Android Lapor Bupati Tegal atau SMS Lapor Bupati Tegal di nomor 085-6000-80709," tegas Umi.

Umi juga mengharapkan pihak Kantor Pertanahan, agar mensosialisasikan iuran program PTSL, sehingga masyarakat mengetahui dan paham. Sosialisasikan dari kecamatan hingga tiap-tiap desa. (Dwi Ariadi) 

AYO BACA : Umi Azizah Resmikan 6 Puskesmas, Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan Nol Persen


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar