Katana Warga Kendal Hasilkan Rp60 Juta Sebulan

  Jumat, 14 Februari 2020   Fitria Rahmawati
Luthfi saat menerpa besi panas dengan palu untuk dijadikan pedang katana khas samurai Jepang. Foto: edi prayitno/ kontributor kendal

KENDAL, AYOSEMARANG.COM - Luthfi Syamsul (40) berhasil meraup untung Rp60 juta tiap bulan karena kelihaiannya membuat pedang katana khas Negeri Sakura. Awalnya sih hanya hobi, lama-lama bisa meraup keuntungan, hingga membuka lapangan pekerjaan.

Bukan tanpa sebab, Luthfi mulanya sangat menggemari film Jepang. Warga Desa Kebumen Kecamatan Sukorejo Kendal itu sudah melangsungkan hobinya sejak 2013. Secara mandiri, ia mempelajari bagaimana membuat pedang, untuk simpanannya sendiri. Namun, lambat laun ada yang memesan, dan keseriusan belajar dimulai saat itu. Ia bahkan mengerjakannya di bengkel petak yang sederhana.

AYO BACA : Produksi Ikan Asin di Kendal Turun, Ini Penyebabnya

“Dalam geliat penjualan katana tak selalu berjalan mulus. Pernah dalam sebuah pesanan harus dilakukan revisi perbaikan hingga 4 kali semua itu guna penyempurnaan koleksi pedang katana,” katanya.

Dalam proses pembuatan pedang katana. Luthfi menggunakan besi jenis tembaga medium dengan ukuran sekitar satu meter. Besi itu dipanaskan dan ditempa dengan palu hingga membentuk presisi yang pas. Pada proses presisi ditemukan besi dicelupkan ke dalam air khusus penyepuhan untuk menemukan garis air atau disebut hamong.

AYO BACA : 60% Desa di Kendal Tidak Taat Pajak

Garis tersebut yang akan membedakan keras tidaknya besi saat ditempa ulang. “Setelah semuanya siap dilakukan finishing dengan mengedepankan nilai estetika buatan Jepang. Dalam proses ini bisa saja sampai lima hari pembuatan,” imbuh Luthfi.

Hal tersebut tergantung titik temu kelayakan pada masing-masing produk. Senjata tradisional Jepang itu kini sudah di pesan hingga 60 unit dari berbagai daerah di Indonesia. Atas ketekunannya dalam berkarya, kini ia mempunyai 13 pekerja di rumah produksinya. Jika optimal, dalam sebulan dirinya bisa menghasilkan delapan hingga sepuluh pedang katana dengan kisaran harga Rp 4,5 juta untuk ukuran panjang bilah 70 centimeter.

Luthfi mengaku kini memiliki omset sebesar Rp 60 juta perbulan yang dijual keseluruh Indonesia. Pedang katana buatannya  memiliki khas mirip dengan pedang asli para samurai dari Jepang. Pembuatannya pun dibuat semirip mungkin. “Saya berharap produk-produk yang saya buat banyak diminati para kolektor pusaka di seluruh penjuru indonesia,” pungkasnya. (edi prayitno)

 

AYO BACA : Temukan 22 Kasus DB, Dinkes Kendal Aktifkan Fogging


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar