Gubernur Jateng Tanggung Penuh Biaya Pendidikan Siswi Korban Perundungan Purworejo

  Jumat, 14 Februari 2020   Vedyana Ardyansah
CA (16), siswi SMP Muhammadiyah Butuh korban perundungan, ditenangkan keluarga di rumahnya, Desa Tamansari, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Kamis (13/2/2020). - (Suara.com/Baktora)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM  - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan siswi korban perundungan di Purworejo akan dibiayai penuh oleh Pemprov Jateng. Ia mengatakan, sedang merayu siswi tersbeut untuk mau pindah ke sekolah yang lebih sesuai dengan kondisinya.

"Rayuan kita kepada si anak ini, sampai tadi malam Insyaalah berhasil. Saya ingin, karena dia berkebutuhan khusus maka sekolahnya di tempat yang bisa memfasilitasi itu," ucap Ganjar saat rapat dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani di ruang dinas Gubernur, Jumat (14/2)

Menurutnya, ada satu sekolah luar biasa di Purworejo yang dapat menampung siswi korban perundungan itu. Meskipun dia berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), karena luar biasa maka itu menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi.

AYO BACA : Mengalami Perundungan, Siswi SMP Purworejo Justru Iba Pada Pelaku

"Sudah saya carikan tempat kos, sudah dicarikan sekolahnya di sekolah kita yang ada di sana. Sekarang saya sedang merayu orang tuanya untuk menyetujui. Sampai tadi malam, orang tuanya 80 persen sudah mau," tegasnya.

Untuk biaya, Ganjar menegaskan akan menanggung secara keseluruhan. Mengingat, orang tua siswi tersebut hanya bekerja sebagai buruh.

"Karena ini bapaknya buruh, kami menjamin agar pendidikannya bisa berjalan dan masa depannya bisa baik. Biaya dari kami semuanya, kami yang menjamin," tambahnya.

AYO BACA : Siswi Berkebutuhan Khusus di Purworejo Ternyata Kerap Alami Perundungan

Ganjar juga mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap sekolah tempat terjadinya aksi perundungan tersebut. Mengingat, sekolah itu hanya memiliki sedikit siswa dan manajemennya dipertanyakan.

"Mesti dievaluasi, apakah layak atau harus dimerger saja. Nanti kami berikan masukan dan rekomendasi ke yayasan, karena ini sekolah swasta. Pada intinya, kami ingin agar semua lembaga pendidikan di Jateng memperbaiki mutu pendidikan, manajemen dan lainnya. Kami akan menggandeng PGRI untuk ini," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswi SMP di Purworejo mengalami nasib nahas. Dia menjadi korban perundungan oleh teman-temannya di sekolah.

Video perundungan terhadap siswi yang diketahui berkebutuhan khusus itu viral di dunia maya. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung gerak cepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

AYO BACA : Pukuli dan Tendangi Siswi, 3 Siswa SMP Purworejo Jadi Tersangka


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar