Warga Kaliwungu Rela Antri Panjang Demi 2 Kilogram Gula Pasir Murah

  Selasa, 18 Februari 2020   Adib Auliawan Herlambang
Warga Kaliwungu Kendal antri dalam Operasi Pasar Gula Pasir di Pasar Kaliwungu, Selasa (19/02) pagi. (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Warga Kaliwungu Kendal rela antri panjang, untuk mendapatkan gula pasir sebanyak 2 kilogram dengan harga murah. Harga gula pasir dalam Operasi Pasar (OP) kali ini dijual Rp10.500 per kilogram lebih murah Rp3.000 jika dibandingkan harga pasar.

Namun demikian tidak semua warga yang mengantri mendapatkan jatah gula pasir karena pasokan yang dibawa sedikit.  Petugas dari Polsek dan Koramil Kaliwungu ikut mengamankan antrian agar tidak saling berebut.

Karena jumlah gula pasir yang dijual tidak sebanding dengan warga yang mengantri, tidak seluruh warga mendapatkan jatah. Padahal pembelian dibatasi dua kilogram saja, namun antusias warga yang banyak mengakibatkan tidak semuanya kebagian.

AYO BACA : Tekan Harga Gula, Dinas Perdagangan Kendal Gelar Operasi Pasar

Warga yang sudah mengantri sempat protes dan merangsek ke petugas agar bisa dilayani. Namun karena jatah gula pasir yang dibawa dalam operasi pasar ini sudah habis maka tidak bisa dilayani sehingga sejumlah wargapun kecewa. 

“Padahal sudah antri kok tidak dapat,” kata Sugiarti.

Menurut warga gula pasir di pasaran sudah dijual dengan harga Rp14.000 per kilogram, dengan operasi pasar ini bisa membantu warga karena harganya jauh lebih murah. 

AYO BACA : Survei Sebut Ahok Lebih Baik Atasi Banjir dibanding Anies, Begini Pembelaan Gerindra

“Harganya lebih murah lumayan bisa menghemat belanja,” ujar Fitri, warga Kaliwungu.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Subaidi mengatakan operasi pasar ini dilakukan untuk menstabilkan harga di pasar. 

“Saat ini harga gula pasir meroket hingga Rp14.000 per kilogramnya, padahal harga standar hanya Rp12.000 per kilogramnya. Operasi pasar ini sudah dilaksanakan empat tempat yakni di Pasar Cepiring, Kaliwungu dan Weleri,” jelasnya.

Sementara itu Direktur PT Industri Gula Nusantara, M Burhan Murtaki mengatakan operasi pasar ini sebagai bukti nyata perusahaan yang selalu komitmen mendukung pemerintah dalam menstabilkan harga gula nasional. 

“Harapannya warga Kendal bisa membeli gula pasir untuk keperluan sehari-hari dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Dari data Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, stok di pasaran masih cukup namun jalur distribusi yang terhambat mengakibatkan harga dipasaran naik. Operasi pasar akan terus diselenggarakan dengan melihat kebutuhan warga akan bahan kebutuhan pokok yang sedang meroket.

AYO BACA : Tunggu Tanggapan Warga, KPU Kendal Baru Lantik Anggota PPK


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar