Basarnas DIY: Seluruh Korban Meninggal Susur Sungai SMP N 1 Turi Perempuan Pakai Rok Panjang

  Sabtu, 22 Februari 2020   Adib Auliawan Herlambang
Korban ke-8 susur sungai SMPN 1 Turi, Sleman, yang ditemukan oleh tim SAR gabungan dipastikan bernama Nadine Fadilah.(Suarajogja.id/Julianto)

SLEMAN, AYOSEMARANG.COM -- Seluruh korban meninggal dunia susur sungai SMP N 1 Turi, Sleman, yang ditemukan meninggal dunia berjenis kelamin perempuan dan menggunakan rok panjang.

"Saat berada di air, rok menghalangi air. Kalau pakai celana, air langsung lewat," kata Kepala Kantor Basarnas DIY, Lalu Wahyu Effendi, di Posko SAR Gabungan, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Sabtu (22/2/2020).

AYO BACA : Polda DIY Tetapkan 1 Tersangka Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi

Wahyu menambahkan, 8 orang korban meninggal dunia telah teridentifikasi. Sedangkan tim terus mencari 2 siswa yang belum ditemukan.

Malam ini, tim memutuskan akan menghentikan pencarian korban hilang. Proses pencarian akan dilanjutkan esok pagi, pukul 06.00 WIB, dan menyesuaikan kondisi di lapangan. Pencarian akan dilakukan hingga tujuh hari ke depan.

AYO BACA : 16 Klub Siap Bertanding di Babak 32 Besar Turnamen KKS 2020

"Pencarian dihentikan pukul 21.00 WIB karena pertimbangan jarak pandang terbatas dan diketahui ada sejumlah palung di titik pencarian," kata dia.

Upaya pencarian korban dengan pemasangan jaring di sejumlah titik aliran sungai masih belum berhasil. Pencarian korban esok hari akan dilakukan di empat section seperti pencarian sebelumnya.

"Tidak diperluas lagi, dengan asumsi pencarian dimulai dari titik awal," tuturnya.

AYO BACA : Tragedi Siswa SMPN 1 Turi Terseret Arus, Begini Reaksi Bupati Sleman


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar