Simak, Ini Tips Cegah Penyakit Stroke Sejak Dini

  Rabu, 11 Maret 2020   Abdul Arif
Muslimah, S.Si, MM, Apt, Dosen FK Universitas Muhammadiyah Semarang , Mahasiswa S3 Ilmu Farmasi UGM
AYO BACA : YAPAPB Terima Kunjungan Pengajian Ahad Pagi Sumur Bor

AYO BACA : Tingkatkan Kompetensi Anggota, MGMP Bahasa Indonesia Gelar Workshop

AYOSEMARANG.COM-- Stroke/Cerebro Vascular Disease (CVD) adalah kematian jaringan otak (infark cerebral) terjadi karena berkurangnya aliran darah, energi dan oksigen ke otak. Keadaan ini menyebabkan kerusakan otak bersifat permanen atau sementara tergantung waktu kecepatan mendapatkan perawatan (Golden Time) setelah terkena serangan stroke. Bahkan bisa menimbulkan kematian jika tidak secepatnya tertangani. 
 
Penyakit ini yang ditakutkan tingkat kecacatan cukup tinggi. Berbeda dengan penyakit lain jika sudah sembuh pasien bisa beraktivitas lagi seperti semula. Keadaan seperti ini sangat merepotkan keluarga di sekitarnya akibat ketergantungan pasien untuk aktivitas sehari harinya, tidak inginkah kita seperti ini sebagai pribadi yang cacat bergantung pada orang lain. 
 
Yuk simak artikel di bawah ini sebagai bentuk pencegahan terhindar dari penyakit stroke.
 
Penyakit Stroke penyebab kematian ketiga setelah penyakit jantung dan kanker baik di dunia dan menempati urutan pertama  penyebab kecacatan data WHO 2015. Penderita penyakit stroke menurut data WHO 2015 pada tahun 2030 diperkirakan mencapai 23,6 juta Jiwa. 
 
Data  BPJS  tahun  2016  menyebutkan bahwa stroke menghabiskan biaya pelayanan sebesar Rp1,15 T di tahun 2015 dan meningkat menjadi  Rp1,27  T  di  tahun  2016,  terjadi peningkatan  sebesar  10,4%  selama  kurun waktu 1 tahun (Kemenkes RI, 2018).  
 
Perawatan stroke akibat outcome klinik berupa kematian, kecacatan, stroke berulang membutuhkan biaya cukup tinggi. Berdasarkan riset Disertasi Muslimah Mahasiswa S3 Ilmu Farmasi UGM pada tahun 2018 di 10 Rumah sakit baik rumah sakit milik pemerintah maupun Swasta Se-Wilayah DI-Yogyakarta menyatakan biaya perawatan stroke dari sudut pandang rumah sakit terhadap biaya medik langsung rawat jalan per episode kunjungan pasien ke rumah sakit sebesar Rp284.180,- Dan Rp1.710.768,- per tahun sedangkan biaya rawat inap per episode kunjungan rawat inap pasien ke rumah sakit Rp3.902.377,- dan Rp4.475.505,- Per tahun.
 
Pentingnya kenali gejala dan tanda stroke sedini mungkin agar tidak berakhir dengan kecacatan dan kematian sebagai berikut:1. Kelumpuhan (Hemipharesis) anggota gerak tubuh (kaki/tangan); 2. Wajah perot (Facial Weak); 3. Gangguan bicara (Afasia)/Pelo; 4. Nyeri kepala pusing berputar; 5. Penurunan kesadaran; 6. Gangguan menelan (Disfagia), jika ada gejala tersebut diatas secepatnya segera di bawa ke fasilitas kesehatan diutamakan rumah sakit yang mempunyai Unit Stroke untuk mendapatkan terapi secepatanya. Jenis stroke ada 2 yaitu Stroke Iskemik berupa berkurangnya/tersumbatnya  aliran darah  dan tingkat kejadian 88 % lebih sering terjadi dibandingkan jenis stroke hemoragik yang berupa pecahnya pembuluh darah di otak. 
 
Persentase kematian stroke iskemik sebesar 8-12 % sedangkan stroke hemoragik   36-37 % (stroke hemoragik lebih berbahaya dibandingkan stroke iskemik). Penyebab stroke ada 2 yaitu penyebab yang dapat dihindari ( Pasien bisa menghindari penyakit dibawah ini sebagai faktor resiko stroke dengan pola hidup sehat seperti hipertensi, diabetes, merokok, kegemukan,kolesterol tinggi dan kadar lemak tinggi ) dan penyebab yang tidak dapat dihindari (Pasien tidak bisa menghindari penyakit stroke karena faktor resiko ada di diri mereka sendiri seprti umur, jenis kelamin, suku/Ras, riwayat penyakit keluarga, riwayat stroke sebelumnya). 
 
Tips pencegahan yang utama ada 6 hal yang perlu kita lakukan sebelum penyakit ini mengancam nyawa kita dan menyebabkan kecacatan  :
 
1. Hindari stress yang berlebihan (hidup yang ikhlas) dan ciptakan auro positif dimanapun anda berada walaupun kadang kita diberikan aura negatif oleh temen kita, sehingga suasana keseharian kita dipenuhi jiwa yang positif untuk maju dan berkarya. Tingkat stres yang tinggi menyebabkan lubang  pembuluh darah yang menuju otak menyempit, tegang, kencang di leher terasa kaku akibatnya tensi tinggi jika dibiarkan menjadi stroke.
 
2. Kendalikan faktor resiko pemicu stroke/faktor penyebab stroke seperti dijelaskan diatas.
 
3. Rajin berolahraga dan rutin (3X Seminggu) dengan durasi waktu minimal 30 menit disesuaikan dengan umur, mengaktifkan imunitas yang ada didalam tubuh kita, sehat tanpa obat, tubuh menolak penyakit karena imun kita yang kuat.
 
4. Pola makan gizi yang seimbang dengan 4 sehat 5 sempurna tidak harus mahal kok untuk bisa makanan yang bergizi menyehatkan, yang penting semua kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi.
 
5. Tingkatkan keimanan kita sesuai agama masing-masing, dengan beribadah membuat hati kita  menjadi tenang, sabar dalam menghadapi cobaan hidup ini, tidak silau gemerlap dunia, takdir rezeki ,jodoh dll sudah di tentukan oleh Allah SWT mengakibatkan tingkat stres menurun.
 
6. Tingkatkan rasa sosial terhadap lingkungan sekitar kita, sehingga kita sebagai manusia tidak hanya memikirkan diri sendiri saja akan kesehatan dan  ibadah kita saja tetapi harus bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar kita, semampu dan sebisa kita, dengan harta,tenaga,waktu kita.
 
Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini berupa edukasi dan pelatihan senam pencegahan penyakit stroke  agar terciptanya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit stroke. Senam Pencegahan stroke maka imunitas dan perasaan senang akan muncul bersilaturahmi dengan banyak orang. Sedangkan  Edukasi masyarakat diharapkan wawasan dan ilmunya bertambah terhadap penyakit stroke dan bisa menularkan ilmu dan senam ini kepada orang lain. 
 
Acara PKM FK UNIMUS 2020 kerjasama dengan Asosiasi Pendidikan Kedokteran Dan Kesehatan Muhammadiyah (APKKM)     dilaksanakan pada tanggal 12, 19 dan 26 Februari 2020 di Lapangan Parkir Klinik KORPAGAMA UGM Yogyakarta dengan peserta senam dari Grup senam “PALAPA” Prolanis Klinik KORPAGAMA yang berasal dari pensiunan pegawai UGM.
 
-Muslimah, S.Si, MM, Apt, Dosen FK Universitas Muhammadiyah Semarang - Mhs S3 Ilmu Farmasi UGM 

AYO BACA : Mendambakan Keadilan Sosial

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar