Cegah Covid-19, Plt Bupati Kudus Imbau Tiadakan Kegiatan Skala Besar

  Sabtu, 14 Maret 2020   Adib Auliawan Herlambang
Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengajarkan cara cuci tangan yang benar di hadapan siswa SD di sekitaran Alun-Alun Simpang Tujuh dan Masjid Agung, pada Sabtu (14/3/2020). (dok)

KUDUS, AYOSEMARANG.COM -- Menindaklanjuti merebaknya kasus Covid-19 di Indonesia khususnya di Jawa Tengah, Plt Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan beberapa imbauan bersama Polres Kudus, Dinas Kesehatan, dan RSUD dr Loekmonohadi Kudus. 

Sosialisasi yang diadakan di sekitaran Alun-Alun Simpang Tujuh dan Masjid Agung, pada Sabtu (14/3/2020), mengajak masayarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan meniadakan kegiatan yang mengundang lebih dari 30 orang.

Instruksi untuk tidak mengadakan kegiatan yang mengundang banyak orang juga telah dikeluarkan oleh Kemenhan dan telah disosialisasikan secara internal di lingkungan Pemerintah Kabupatem Kudus. Selain itu, pihaknya meminta agar masyarakat meminimalisir kontak fisik seperti berjabat tangan untuk sementara waktu. 

"Kami meminta masyarakat untuk kegiatan yang melibatkan lebih dari 30 orang ditiadakan dulu. Karena seperti yang kita tahu ada kasus penderita positif Covid-19 di Solo setelah menghadiri seminar di Bogor. Jangan banyak kontak fisik dulu dengan yang lainnya. Kalau satu orang tidak tahu dia menderita Corona lalu dia kontak fisik dengan yang lainnya, virusnya ikut menyebar ke orang tersebut," ucapnya. 

AYO BACA : Hasil Lab Nyatakan Pasien di Kudus Negatif Korona, Hartopo Minta Warga Jangan Panik

Selain imbauan, pihaknya juga mensosialisasikan cuci tangan pakai sabun yang benar bersama dokter polisi dr Eny Puji Astuti. Diharapkan, masyarakat dapat membiasakan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah aktivitas mulai saat ini. Hal tersebut juga bermanfaat untuk mencegah terjangkitnya Covid-19. 

"Bu dokter telah memberikan sosialisasi untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun. Semoga ini menjadi perhatian masyarakat bahwa tindakan kecil tersebut dapat mencegah tertular Covid-19," tuturnya. 

HM Hartopo mengajak masyarakat untuk mematuhi imbauan yang dikeluarkan oleh Pemkab Kudus dan menjaga kesehatan tubuh masing-masing.

"Kan kemarin ada satu kasus terduga Corona di Kudus namun Alhamdulillah hasilnya negatif. Semoga imbauan untuk menjaga kesehatan dan cuci tangan pakai sabun menjadi perhatian seluruh masyarakat," harapnya.

AYO BACA : Rekruitmen Relawan KSR PMI Batang Alami Penurunan

Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Kudus belum memberikan batasan kunjungan wisatawan ke obyek wisata di Kabupaten Kudua. Namun, HM Hartopo berencana melakukan screening suhu tubuh kepada pengunjung obyek wisata. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dishub untuk sementara ini belum ada pembatasan, tapi setiap pengunjung yang akan masuk akan kami ukur suhu tubuhnya. Kalau suhunya di bawah 38 derajat celcius berarti aman. Tapi kalau di atas 38 derajat celcius akan kamu lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kan penderita Corona ciri-cirinya panas, batuk, dan lemas," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Joko Dwi Putranto menuturkan, Kabupaten Kudus fokus untuk upaya preventif Covid-19. Pihaknya menyampaikan saat ini dilakukan banyak sosialisasi untuk cuci tangan pakai sabun dan tidak banyak kontak fisik. 

Dirinya juga meminta agar manajemen obyek wisata turut menyukseskan pencegahan Covid-19 dengan menyediakan tempat cuci tangan bagi pengunjung.

 "Sampai saat ini masih preventif dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi Covid-19. Kami juga berharap agar obyek wisata menambahkan sarana prasarana berupa tempat cuci tangan untuk para pengunjung," pesannya.

AYO BACA : Kudus Siap Siaga Hadapi Ancaman Korona, HM Hartopo: Jangan Takut Berlebihan


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar