Belum Bayar Kontrak, Persis Solo Terancam Pindah Mes

  Senin, 23 Maret 2020   Adib Auliawan Herlambang
Mes Persis Solo di daerah Karangasem, Kota Surakarta. (dok)

SOLO, AYOSEMARANG.COM – Tim Persis Solo terancam harus angkat kaki dari mes Jalan Kolang-Kaling Nomor 3, Karangasem, Laweyan, Kota Surakarta. Mes yang sudah ditempati 3 musim terakhir ini ternyata belum dibayar untuk perpanjangan kontrak.

Tim yang mendapat julukan Los Galacticos Liga 2 musim 2020 tersebut terpaksa mencari lokasi baru untuk mes pemain pada musim 2020. Beruntung, saat ini kompetisi tengah berhenti karena virus corona, sehingga tidak mengganggu persiapan tim dalam kompetisi.

Persoalan itu muncul saat pemilik mes, Rio Arya Surendra menagih uang sewa kepada pemilik Persis Solo yang baru, Vijaya Fitriyasa melalui CEO Persis Azmy Alqamar. Rio mengatakan, seharusnya kontrak mes tersebut berakhir pada 29 Februari 2020.

AYO BACA : Solo KLB Korona, Jersey Persis Solo 'Back to Home' Diluncurkan lewat Online

Akan tetapi kesepakatan yang telah dijalin, belum dilaksanakan oleh manajemen Persis. Pihak pemilik mes telah memberikan surat pemberitahuan sekaligus peringatan, karena tak kunjung mendapatkan respons.

“Secara lisan manajemen sudah sepakat memperpanjang kontrak per 1 Maret 2020 lewat CEO (Azmy). Disepakati pada jumlah biaya kontrak mes selama dua tahun ke depan dan akan dilunasi pada 1 Maret 2020,” terang Rio, Senin (23/3/2020).

Namun, dari awal bulan Maret sampai 16 Maret 2020 per hari surat ini dibuat, tidak ada kejelasan tentang kontrak maupun pembayaran yang disepakati secara lisan di bulan Februari lalu. Pihaknya mengaku sudah  berkaIi-kali meminta konfirmasi kepada manajemen Persis melalui WhatsApp maupun telepon, dan belum ada tanggapan.

AYO BACA : Siap Dioperasikan, Wisma Atlet Langsung Rawat Pasien Covid-19

Pihak pemilik mes mengklaim memberikan kelonggaran dengan masih memperbolehkan tim Persis Solo tetap tinggal di mes, sampai 16 hari dari lewat tenggat waktu kontrak lama. Sehingga tim Persis pun harus segera mencari mes baru akhir bulan Maret ini. Bahkan Rio sudah membuat surat tertulis ditujukan kepada manajemen Persis Solo, namun juga tidak ada solusi.  

“Saya kan sudah memberi tenggang waktu sampai pertengahan Maret, kalau memang tidak bisa membayar, ya per 30 Maret 2020, kontrakan tersebut akan saya ambil lagi dalam keadaan dan kelengkapan seperti kondisi sebelum disewakan,” tuturnya.

Persoalan keuangan Persis ini belum pernah terjadi pada tiga musim terakhir saat pemilik masih Sigid Haryo Wibisono. Setelah tiga musim, Vijaya Fitriyasa mengambil-alih mayoritas saham Persis Solo dari Sigid Haryo Wibisono.

Penguasaha asal Jakarta sekaligus pemilik klub Liga 3, Jakarta United ini akan mengubah Persis Solo menjadi tim seperti Barcelona dengan dihuni pemain bintang dan membawa Laskar Sambernyawa promosi ke Liga 1. 

Dalam keterangannya, Vijaya mengklaim menyiapkan dana Rp60 miliar untuk membangun Persis Solo menjadi tim yang disegani pada musim 2020. (Budi Cahyono)

AYO BACA : Rekor! Seribu Jersey Pra-Musim Persis Solo Ludes dalam 8 Hari


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar