Satpol PP Kota Semarang Temukan Pedagang Masuk Kategori ODP

  Senin, 23 Maret 2020   Afri Rismoko
Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang menggelar sosialisasi dan pengecekan suhu tubuh kepada pedagang pasar, Senin (23/3/2020). (dok)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang menggelar sosialisasi dan pengecekan suhu tubuh kepada pedagang pasar, Senin (23/3/2020). 

Sosialisasi dan pengecekkan digelar di Pasar Karangayu, Pasar Peterongan dan Pasar Kapling.

Sosialisasi pencegahan Covid-19 dipimpin langsung Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto diikuti Dinas Kesehatan dan Staf Puskesmas. Para pedagang pasar rela antri untuk mendapatkan pengecekkan suhu tubuh. Pengecekan diperioritaskan untuk lansia atau yang berusia 50 tahun ke atas.

AYO BACA : Cegah Covid 19, Beli BBM dan LPG Bisa Diantar

Saat melakukan sosialisasi di Pasar Karangayu dan Pasar Beteng, beberapa pedagang dinyatakan Orang Dalam Pengawasan (ODP). Karena ada beberapa orang yang suhu tubuhnya diatas 37,5 bahkan ada yang diatas 38 derajat celcius.

"Untuk yang suhunya di atas 37,5 derajat celcius kita data dan akan kita bawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan, karena mereka masuk kategori ODP," ujar Fajar. 

Satpol PP Kota Semarang meminta kepada para pedagang untuk menggelar dagangannya sampai jam 11.00 WIB.

AYO BACA : Bandel Gelar Acara di Tengah Wabah Covid19, Siap Dipenjara 1 Tahun

"Untuk mencegah penyebaran virus corona di Kota Semarang, kami meminta kepada para pedagang untuk berjualan sampai jam 11.00 WIB. Mari sama-sama menangggulangi penyebaran Covid-19, karena dari pemeriksaan sementara banyak yang terindikasi ODP," katanya.

Satpol PP Kota Semarang juga menghimbau para pedagang untuk tetap menjaga jarak (Social Distancing) dan menggunakan masker selama berjualan.

Fajar menegaskan, selain membatasi jam jualan di pasar, Satpol PP Kota Semarang juga menutup total panti pijat sampai 30 Maret 2020.

"Kita akan lakukan pengawasan secara intensif, jika tetap nekad, panti pijat itu akan langsung kita segel," tandas Fajar.

AYO BACA : Tangkal Covid-19, Pemkot Semarang Gelontorkan Rp27 Miliar


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar