Pandemi Covid-19, PSIS Pastikan Tetap Gaji Pemain

  Kamis, 26 Maret 2020   Afri Rismoko
CEO PSIS, Yoyok Sukawi (Ayosemarang.com/Afri Rismoko)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- CEO PSIS, Yoyok Sukawi memastikan para pemain tetap akan menerima hak sesuai kontrak meski sementara ini PSIS diliburkan selama dua pekan akibat Covid-19. Selain itu dari PT LIB juga menghentikan roda kompetisi atas wabah virus tersebut.

“Kami tak bakal memotong gaji pemain PSIS. Karena kondisi sekarang bukan alasan yang tepat untuk mengurangi hak pemain PSIS,” ujarnya.

AYO BACA : Covid-19 Merebak, 2 Pemain PSIS Batal TC Bersama Timnas U-19

Yoyok tidak mempersalahkan kompetisi Liga 1 2020 berhenti. Ia merasa keputusan yang diambil PSSI dan PT LIB sudah tepat, karena terlalu berbahaya bila tetap ada pertandingan di pandemi Covid -19.

“Kami tetap memenuhi kewajiban untuk membayar gaji ke pemain, karena berpedoman pada kontrak. Mengacu juga ke statute FIFA, PSSI dan pemerintah soal koneak,” imbuhnya.

AYO BACA : Jateng Punya Laboratorium Covid-19, Bisa Ketahui Hasil dalam Hitungan Jam

Sebelumnya manajemen PSIS memutuskan untuk meliburkan para pemainnya selama 2 minggu ke depan mulai, Minggu (23/3/2020). Hal itu terkait mewabahnya Covid-19 yang menyebabkan kompetisi Liga 1 dihentikan.

“Kami memutuskan untuk meliburkan pemain selama dua minggu kedepan, namun saat libur para pemain tetap diberi materi latihan mandiri. Selain itu, pemain juga dituntut untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih,” tuturnya.

Liluk mengatakan, manajemen PSIS tak semata-mata memberikan jatah libur kepada pemainnya, anak asuh Dragan Djukanovic diberi pekerjaan rumah yang sesuai dengan standart atlet. 

Para pemain PSIS selama libur dua pekan tetap diberi tugas untuk melakukan latihan mandiri. Mereka juga harus menjaga pola makan, dan tidak keluar rumah supaya ketika kembali berkumpul dalam keadaan yang prima untuk mengikuti latihan.

AYO BACA : Kompetisi Liga 1 Dihentikan Sementara, Ini Komentar Bos PSIS


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar