DPW PKB Jateng Gelar Telekonferensi Evaluasi dan Monitoring Soal Covid-19 di Daerah

  Kamis, 26 Maret 2020   Vedyana Ardyansah
Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori didampingi Sekretaris DPW Sukirman, beserta pengurus lain saat teleconference dengan pengurus kabupaten/kota.

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah menggelar telekonferensi monitoring dan evaluasi dengan pengurus kabupaten/kota.

Dalam kegiatan yang dipimpin Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori, tiap kabupaten/kota diminta melaporkan progres daerahnya, serta langkah yang dilakukan dalam upaya bersama melakukan pencegahan virus korona.

AYO BACA : Wali Kota Tegal Dedy Yon Umumkan Local Lockdown

Evaluasi ini dilakukan agar seluruh kadernya terus bergerak melakukan upaya-upaya pencegahan. Partainya punya kewajiban untuk ikut bersama mencegah mewabahnya virus ini, ujar Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori dalam keterangan yang diterima, Kamis (26/3/2020).

Gus Yusuf, sapaan akrabnya menerangkan jika pembatasan aktivitas dalam bentuk berkumpulnya massa yang banyak merupakan salah satu langkah baik dalam menghentikan penyebaran virus yang sangat cepat bermigrasinya ini.

AYO BACA : Pemerintah Distribusikan 150 Ribu Rapid Test, Wapres Minta Pemda Jemput Bola

Silaturahim, bertemu sanak famili, pergi ke pengajian, itu sebuah kebaikan. Tetapi untuk saat ini, kita tunda dahulu. Ini demi menghindari keburukan yang mungkin terjadi,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Jateng Sukirman mengungkapkan, pihaknya telah menugaskan semua anggota DPRD dari partainya ke daerah pemilihan masing-masing, untuk melakukan monitoring dan pengawasan sampai ke tingkat desa.

Pengawasan menyangkut pelayanan kesehatan, ketersediaan APD, pelaksanaan belajar di rumah, kesiapan kebutuhan pokok, terkait adanya virus korona ini, katanya.

Di akhir rapat, Fraksi PKB DPRD Jateng diperintahkan untuk berdiskusi dengan Gubernur secepatnya. Agenda yang didorong adalah solusi mengatasi arus mudik dadakan yang kini terjadi.

AYO BACA : PDP di Kendal jadi 3 Orang, Belum Ada yang Positif Korona


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar