Gara-gara Covid-19, Gaji Pemain Liga Inggris Dipotong 50%

  Jumat, 27 Maret 2020   Adib Auliawan Herlambang
Pemain Liverpool merayakan kemenangan. (AP Photo/Jon Super)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Wabah Covid-19 yang melanda dunia membuat semua kompetisi sepak bola di dunia dihentikan. Industri sepak bola pun seperti mati suri. 

Salah satunya Liga Inggris yang menghentikan kompetisi hingga 30 April 2020, dan masih ada kemungkinan kompetisi disudahi, membuat klub harus memutar otak. 

AYO BACA : FA Nyatakan Liga Inggris Kembali Digelar Akhir April

Bagaimana tidak, mereka kehilangan hampir 90% pemasukan rutin mereka. Di sisi lain, gaji pemain, pelatih dan karyawan klub tetap harus dibayar per bulannya, atau mungkin per pekan.

Sebagaimana kita ketahui, Gaji pemain sepak bola di Eropa sangat fantastis. Sehingga setiap klub kini dihadapkan pada masalah lebih besar pasak daripada tiang, atau pengeluaran lebih besar ketimbangan pemasukan yang nyaris zero.

AYO BACA : Lawan Covid-19, Presiden Jokowi Ajak kuatkan Kerja Sama di KTT G20

Dilansir the Telegraph, klub-klub tersebut kini dihadapkan pilihan pahit, yaitu memangkas gaji para pemain mereka hingga 50%.

Wacana pemangkasan separuh gaji para pemain di Liga Premier Inggris itu akan dibahas dalam sebuah pertemuan yang akan digelar pada 3 April mendatang.

Kabarnya, klub-klub di Eropa juga tertarik untuk memplagiat rencana Liga Premier. Kebijakan tersebut dirasa akan sangat penting bagi keberlangsung klub-klub La Liga, Serie-A dan Bundesliga untuk mencoba bertahan di tengah badai ekonomi dunia, dampak dari pandemi Covid-19 yang sudah menjangkiti lebih dari 400 ribu orang di seluruh dunia.

Menurut data WHO, Kamis (26/3/2020), kasus Covid-19 yang terjadi di 196 negara telah mencapai 416.686 orang. Dengan korban meninggal dunia di angka 18.589.

AYO BACA : Covid-19 Semakin Mewabah, Penangguhan Bundesliga Diperpanjang hingga 30 April


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar