Darurat Wabah Covid-19, Pemkab Kendal Tutup 3 Fasum Olahraga

  Jumat, 27 Maret 2020   Adib Auliawan Herlambang
GOR Sasana Krida Bahurekso mulai ditutup dan tidak boleh digunakan untuk kegiatan mencegah penyebaran covid19. (Edi Prayitno/Konributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Sebanyak 3 Fasilitas Umum (Fasum) olahraga ditutup Pemerintah Kabupaten Kendal untuk pencegahan penyebaran virus covid-19.  Ketiganya yakni, GOR Sasana Krida Bahurekso, Stadion Madya dan Stadion Utama Kebondalem Kendal.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Ali Supriyanto mengatakan, penutupan fasilitas olahraga dilakukan sejak diberlakukannya Masa Tanggap Darurat Wabah Covid-19 di Kabupaten Kendal pada 18 Maret lalu.

AYO BACA : 685 Masjid di Kendal Disemprot Disinfektan Jelang Salat Jumat

Dengan ditutupnya ketiga fasilitas olahraga tersebut seluruh kegiatan olahraga yang biasa dilakukan otomatis  ditunda. Beberapa kompetisi olahraga yang sedianya diakukan dalam beberapa bulan ke depan sementara waktu dihentikan.

Seperti halnya kompetisi panjat tebing dan tenis lapangan pada April nanti, bulu tangkis dan pencak silat pada Juli nanti, maupun kejuaraan lain pada seperti bola voli pasir, bola voli indoor digelar pada bulan Oktober terpaksa ditunda.

AYO BACA : Belum Ada Pergerakan, Harga Emas Antam Dibanderol Rp924.000 Per Gram

"Sudah kita tempelkan pengumuman tertulis tentang penutupan sementara, gerbang kita tutup. Selama masa darurat Covid-19 tidak diperbolehkan ada kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, karena untuk mencegah bahaya virus corona termasuk olahraga. Jadi untuk sementara waktu para atlet latihan di rumah masing-masing," jelasnya.

Imbas dari penutupan, lanjut Ali, tempat tersebut juga tidak diperbolehkan untuk latihan para atlet. Pihaknya juga telah mengimbau kepada para pelatih olahraga di semua cabang olahraga untuk melakukan latihan di rumah masing-masing.

Sehingga, kondisi di 3 tempat itu tampak lengang. Para pedagang kakilima yang biasanya ngumpul untuk berjualan tak tampak. Hanya terlihat segelintir pedagang yang masih berharap adanya pembeli di depan gedung.

Ali menambahkan, selain itu kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jateng yang sedianya dilaksanakan Maret April juga ditunda. Hal itu berdasar Surat Edaran dari Provinsi yang telah menunda pelaksanaan event olahraga untuk kalangan pelajar tingkat provinsi Jateng.

"Popda Jateng untuk tingkat SD agendanya tanggal 20-23 April, tingkat SMP pada 22-23 April dan tingkat SMA tanggal 16-19 Maret, semuanya ditunda pelaksanaannya. Semoga wabah ini cepat berlalu sehingga kegiatan kembali dijalankan," harapnya.

AYO BACA : Suhu Tubuh 37 Derajat Lebih Dilarang Masuk Kendal


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar