Bek PSIS Komentari Kemungkinan Terburuk Berhentinya Liga 1

  Jumat, 27 Maret 2020   Afri Rismoko
PSIS Semarang dalam sebuah laga di Liga 1 2020. (dok)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM- Beberapa pemain PSIS berusaha menjaga kebugaran selama libur. Libur yang diberikan manajemen PSIS akibat mewabahnya Covid-19 dan dihentikannya kompetisi Liga 1.

Salah satunya, Komarudin yang melakukan aktivitas untuk menjaga fisiknya selama liburan. Ia menjaga kesehatan dan kebugaran sesuai arahan dokter tim PSIS.

AYO BACA : Jateng Punya Laboratorium Covid-19, Bisa Ketahui Hasil dalam Hitungan Jam

"Saya melakukan oahraga mandiri di rumah sama di lapangan setiap sore. Karena lapangan di kampung saya juga dekat sama rumah saya," ujarnya.

Ia mengaku ada denda khusus jika berat badan pemain PSIS bertambah jika sudah kembali berlatih bersama tim. Apalagi semua pemain PSIS ditimbang berat badannya sebelum libur.

AYO BACA : Update Kasus Korona Jateng, Jumlah ODP Capai 2.638 Orang

"Bukan denda itu bentuk tanggung jawab kami agar menjaga kondisi di rumah. Karena sudah ada program juga dari tim pelatih," imbuhnya.

Sementara itu pemain PSIS lainnya, M Rio Saputro mengaku dihentikannya kompetisi Liga 1 sedikit merugikan PSIS. Sebab, saat ini PSIS sedang dalam tren yang bagus di awal kompetisi.

"Mungkin sedikit merugikan tim berhentinya kompetisi, soalnya PSIS lagi bagus. Dan untuk kontrak ini baru dibahas sama temen PSIS dan manajemen," katanya.

Ia pun membeberkan kemungkinan terburuk. Salah satunya jika manajemen membubarkan tim akibat pandemi Covid-19 dan merevisi kontrak pemain PSIS. 

"Karena saya rasa manajemen pasti juga merasa keberatan jika harus tetap menggaji pemain dalam kondisi diberhentikannya Liga 1 ini. Kita juga tahu ini karena soal keselamatan dan kesehatan semua pemain dan suporter serta masyarakat," tandasnya.

AYO BACA : Prediksi Cuaca Kota Semarang Jumat 27 Maret 2020, Berawan Berpotensi Hujan


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar