Jateng Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19

  Sabtu, 28 Maret 2020   Afri Rismoko
Gubernur Ganjar Pranowo saat meninjau Rapid test di gudang obat milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Tambak Aji, Ngaliyan. (dok)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan status tanggap darurat bencana Covid-19. Hal itu ditetapkan di Semarang oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, per Jumat (27/3/2020).

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Tengah  Nomor 360/3/Tahun 2020 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Corona Virus Desease (Covid-19) di Provinsi Jawa Tengah. 

AYO BACA : Gubernur Ganjar Pranowo Sebut Pemudik Masuk Kategori ODP

Ganjar menjelaskan, pihaknya menimbang penetapan status bahwa wabah penyakit Covid-19 yang telah melanda Indonesia dan Provinsi Jawa Tengah telah mengakibatkan banyak orang terinfeksi/tertular, menyebabkan kematian, kerugian harta benda, terganggunya pembangunan sarana dan prasarana, serta berdampak pada sosial ekonomi dan perekonomian nasional/daerah.

"Bahwa dalam rangka mencegah semakin banyaknya orang terinfeksi/tertular Covid-19 di wilayah Provinsi Jawa Tengah, perlu menetapkan status bencana tanggap darurat bencana Corona Virus Desease (Covid-19) di Provinsi Jateng," katanya.

AYO BACA : MUI Serukan Baca Qunut Nazilah dan Ikhtiar Lahir Batin Agar Terhindar dari Covid-19

Atas dasar pertimbangan itu, pihaknya perlu menetapkan Keputusan Gubernur tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Provinsi Jateng. 

Dalam penetapan itu, pihaknya memerhatikan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 440/0005942 tanggal 14 Maret 2020 tentang Peningkatan Status Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Covid-19 di Jateng. Memerhatikan pula Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 420/0005956 tanggal 15 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19 pada Satuan Pendidikan di Jateng. 

Selanjutnya, pihaknya memerhatikan pula Surat Edaran Gubernur Jateng Nomor 440/0006405 tanggal 19 Maret 2020 tentang Antisipasi Risiko Penularan Infeksi Covid pada Area Tempat Kerja, Fasilitas Umum dan Transportasi Publik di Jateng, serta Berita Acara Hasil Rapat Koordinasi Penentuan Status Keadaan Darurat Bencana tanggal 19 Maret 2020.

Ganjar memutuskan, pihaknya menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Covid-19 di Provinsi Jateng, sejak 20 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020. Penetapan kedua, semua biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya Keputusan Gubernur ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah; dan sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat. Ketiga, Keputusan Gubernur ini berlaku pada tanggal ditetapkan, yaitu 27 Maret 2020.

AYO BACA : Gubernur Jateng Pastikan Kota Tegal Tak Lockdown


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar