Seluruh Obyek Wisata di Kendal Ditutup

  Sabtu, 28 Maret 2020   Adib Auliawan Herlambang
Pantai Ngebum Kaliwungu Kendal (Ihategreenjello)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Berdasarkan Surat Edaran Bupati Kendal, seluruh tempat wisata di Kabupaten Kendal ditutup terhitung 25-31 Maret 2020. Penutupan ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Salah satu tempat wisata yang tutup adalah Tirtoarum Baru.

Pengumuman penutupan tampak terpasang di pintu masuk dan di beberapa titik. Kondisinya tampak lengang, baik di kolam renang, arena permainan anak-anak, fasilitas outbound dan fasilitas lainnya, seperti hotel dan restoran.

AYO BACA : Darurat Wabah Covid-19, Pemkab Kendal Tutup 3 Fasum Olahraga

Ketua BUMDes Mororejo Kaliwungu, Abdullah mengatakan, salah satu unit usahanya yaitu wisata Pantai Ngebum ditutup sementara mulai 20 Maret lalu. Dengan penutupan wisata Pantai Ngebum, otomatis para pedagang yang berada di area wisata juga tutup.

"Sementara tutup, maka beberapa kegiatan yang sudah diagendakan terpaksa dibatalkan," katanya.

AYO BACA : Cabut Status Lockdown, Sejumlah Pasien Sembuh di Wuhan Kembali Positif Covid-19

Sementara Kasi Destinasi Pariwisata pada Disporapar Kendal, Toto Subagyo mengatakan, untuk tempat wisata milik Pemkab Kendal, yaitu Pantai Sendang Sikucing, Curugsewu dan Kolam Renang Boja ditutup total. Untuk tempat wisata yang dikelola swasta dan desa berdasarkan pemantauan di lokasi juga tutup. 

"Kami sudah keliling di tempat-tempat wisata ternyata juga tutup," katanya.

Menurut Totok, adanya penutupan ini mempengaruhi pendapatan tempat wisata. Untuk Kolam Renang Boja, pendapatan rata-rata per bulan sekitar Rp25 juta - Rp35 juta, maka otomatis jika dilakukan penutupan satu bulan, maka akan kehilangan pendapatan sekitar Rp25 - Rp35 juta. Pendapatan Curugsewu rata-rata Rp35 juta per bulan dan Pantai Sendang Sikucing rata-rata Rp25 juta per bulan.

"Tiap tempat wisata kan beda-beda pendapatannya, tetapi dengan adanya penutupan ini, otomatis akan mengurangi pendapatan. Tapi dengan kebaikan bersama, karena kesehatan dan nyawa manusia tentu lebih diutamakan," ujarnya. 

AYO BACA : Cegah Covid 19, Tamu dan Pemandu Lagu di Kaliwungu Kendal Diminta Pulang


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar