Kasus Covid-19 Semakin Meningkat, Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown

  Sabtu, 28 Maret 2020   Adib Auliawan Herlambang
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman. (ayotasik.com)

TASIMALAYA, AYOSEMARANG.COM -- Penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tasikmalaya yang semakin meningkat ditandai dengan adanya 5 warga Positif, 251 ODP dan 11 PDP. 

AYO BACA : Ini Penjelasan Wali Kota Tegal Soal Kebijakan Local Lockdown

Hal itu membuat Pemkot Tasikmalaya mengambil langkah menerapkan karantina wilayah atau Local Lockdown.

AYO BACA : Rekomendasi 5 Drama Korea Bertema Kerajaan Cocok Temani Masa Karantina di Rumah

Karantina wilayah atau lockdown lokal itu, berupa larangan angkutan umum atau sarana transportasi masuk wilayah Kota Tasikmalaya. Seperti yang tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya. Isinya, memerintahkan seluruh pengusaha angkutan untuk menghentikan operasional umum AKAP, AKDP dan angkutan perbatasan baik yang masuk atau keluar kota Tasikmalaya.

"Perintah itu terhitung mulai 29 maret pukul 00.00 WIB. Ini bagian dari upaya menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tasikmalaya," kata Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman kepada wartawan, seperti dikutip dari Ayotasik.com, Sabtu (28/3/2020).

Budi menambahkan, dalam karantina lokal itu nantinya akan disiagakan beberapa petugas diperbatasan wilayah atau akses masuk wilayah Kota Tasikmalaya.

"Petugas gabungan nanti akan kita siagakan untuk memfilter orang yang masuk ke wilayah Kota Tasik. petugas dari Polri, TNI dan Dishub kita siapkan. Kalau tidak ada urusan penting dan mendesak, tentu akan diminta untuk berputar arah" tambah Budi. (Irpan Wahab Muslim)

AYO BACA : Ikuti Jejak Tegal, Desa di Banjarnegara Ini Lakukan Lockdown


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar