Presiden Jokowi: Kebijakan Darurat Sipil Disiapkan Apabila Keadaan Abnormal

  Rabu, 01 April 2020   Adib Auliawan Herlambang

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah sudah menyiapkan skenario baik skenario sedang maupun terburuk di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya kebijakan darurat sipil. 

Semua skenario itu kita (Pemerintah) siapkan dari yang ringan, dari yang moderat, sedang maupun yang terburuk, ujar Jokowi dalam video konferensi pers di Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

Karena itu, kata Jokowi pemerintah menyiapkan perangkat jika terjadi kondisi yang tidak normal atau abnormal.

Darurat sipil itu kita siapkan apabila terjadi keadaan yang abnormal. Sehingga perangkat itu harus kita siapkan, tapi kalau kondisi sekarang ini tentu saja tidak, ucap dia

Tak hanya itu, Jokowi menuturkan pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terkait pandemi virus corona Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Pemerintah juga menerbitkan Keppres untuk melaksanakan aturan tersebut.

Kemudian mengenai PSBB, baru saja saya tanda tangani PPnya dan Keppresnya yang berkaitan dengan itu dan kita harapkan dari yang setelah ditandatangani, PP dan Keppres itu mulai efektif berjalan, kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap pemerintah daerah tidak membuat kebijakan sendiri dalam mengatasi Covid-19. Dia meminta agar seluruh kebijakan di daerah mengacu pada PP tersebut.

Oleh sebab itu saya berharap agar provinsi, kabupaten dan kota sesuai UU yang ada silakan berkoordinasi dengan ketua satgas COVID-19 agar semuanya kita memiliki sebuah aturan main yang sama yaitu UU PP dan Keppres yang tadi baru saja saya tanda tangani, katanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar