BUMD Jateng Donasikan 20.000 Masker dan 1.850 Liter Hand Sanitizer

  Rabu, 01 April 2020   Afri Rismoko
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Tengah mendonasikan cairan pembersih tangan dan masker di Puri Gedeh, Rabu (1/4/2020). (dok)

SEMARANG SELAYAN, AYOSEMARANG.COM -- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Tengah mendonasikan 1.850 liter cairan pembersih tangan dan 20 ribu masker kepada pemerintah provinsi setempat, Rabu (1/4/2020). 

Bantuan secara simbolik itu diterima Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dari Dirut PT Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC) Muhammad Iqbal di Puri Gedeh.

Muhammad Iqbal menuturkan, BUMD Jateng amat peduli dengan wabah Covid-19. Karena itu, BUMD berupaya berkontribusi dengan mendonasikan cairan pembersih tangan dan masker. Pihaknya juga telah menentukan titik pembuatan tandon air, beserta hand sanitizer, khususnya di daerah pasar yang berpotensi menjadi titik penyebaran wabah virus.

AYO BACA : Tokopedia Gandeng Kreator Lokal Lawan Covid-19

"Termasuk daerah perumahan, alun-alun. Kami ada 11 BUMD di Jateng, termasuk perbankan dan nonperbankan. Kami sangat full support untuk beserta berperan aktif dalam memutus mata rantai Covid-19," ujar Iqbal.

Sejauh ini pihaknya telah menyerahkan bantuan dengan total Rp415 juta, dan akan ditambah lagi. Yakni berupa tandon air dan cairan pembersih tangan di pasar tradisional, dan titik keramaian lainnya.

Direktur PT PRPP Jawa Tengah Titah Listorini menambahkan masing-masing BUMD telah melakukan gerak kepedulian seperti menyerahkan bantuan nasi kepada pengojek daring (online), wastafel, dan lainnya. 

AYO BACA : PDAM Batang Crat-crit, Pelanggan Minta Penambahan Pompa Air

"Selain kami bergerak sendiri, juga mengumpulkan donasi menjadi satu," kata Titah.

Sementara itu, Ganjar mengapresiasi langkah masyarakat, yang semakin hari kian serentak melakuka gerak sosial.

"Sehingga sebetulnya kita tidak perlu khawatir-khawatir amat, karena masyarakat semua bergerak. Sekarang Perpu sudah turun, PP sudah turun, Perpres sudah turun, kita perbaiki semuanya,” katanya.

Termasuk sisi ekonomi dan sisi sosial juga diperhatikan. Seperti dengan adanya bantuan tersebut yang datang dari perbankan, BUMD, hingga anak perusahaannya. Mereka bergerak melakukan gerak sosial.

"Mereka peduli kok, mereka bisa membantu kok. Mudah-mudahan bagian dari gerak sosial dan kepekaan masyarakat, kepekaan para perusahaan daerah ini terhadap kondisi masyarakat kita. Mudah-mudahan ini bagian yang bisa kita pakai untuk nantinya membantu masyarakat terus menerus. Termasuk nanti logistiknya juga," tandasnya.

AYO BACA : Ganjar Minta Tak Ada Penolakan Pemakaman Korban Covid-19


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar