Dinilai Sembrono Tangani Korona, Rakyat Gugat Jokowi ke Pengadilan

  Rabu, 01 April 2020   Abdul Arif
Presiden Joko Widodo. (dok)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Presiden Joko Widodo dinilai lalai dalam menangani kasus korona atau Covid-19 di Indonesia. Atas dasar itu, enam warga yang mewakili para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengajukan gugatan class action kepada Jokowi.

Gugatan tersebut telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (1/4/2020) dengan nomor register PN JKT.PST-042020DGB.

AYO BACA : Presiden Jokowi: Kebijakan Darurat Sipil Disiapkan Apabila Keadaan Abnormal

"Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Pak Joko Widodo telah melakukan kelalaian dan kesembronoan dalam menangani Korona sejak awal wabah ini menginfeksi belahan dunia," kata Enggal, perwakilan penggugat, Rabu (1/4/2020).

Kelalaian pemerintahan Jokowi dalam menangani korona tersebut berdampak langsung terhadap seluruh masyarakat. Bahkan penyebaran virus korona yang sangat cepat telah merugikan masyarakat secara materil dan imateril, khususnya sektor pekerja harian termasuk UMKM.

AYO BACA : Warga Ngemplak Jalani Isolasi Mandiri, Masyarakat Bantu Penuhi Kebutuhan

Sebelum korona masuk ke Indonesia, masih ada waktu dua bulan lamanya bagi pemerintah untuk mempersiapkan diri menghadapi pandemi ini. Namun, waktu tersebut justru tidak digunakan dengan baik.

Gugatan yang diajukan Enggal dan kawan-kawan berupa gugatan perdata dengan pasal KUHP dan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Mereka menuntut ganti rugi sebesar Rp10 miliar atas penurunan pemasukan akibat merebaknya virus korona.

Untuk diketahui, jumlah kasus pasien positif virus korona covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data hari Rabu (1/4/2020), terjadi penambahan sebanyak 149 kasus, sehingga total pasien di Tanah Air kekinian berjumlah 1.677 orang.

Selain itu, terdapat penambahan sebanyak 21 pasien meninggal sehingga total berjumlah 157 kasus. Untuk yang dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19 bertambah 22 orang sehingga total ada 103 orang.

AYO BACA : Baru Sebulan Buka, Cafe Natasha Rizki Kena Dampak Covid-19


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar