Toko-toko Mulai Buka, India dan Pakistan Longgarkan Lockdown

  Minggu, 26 April 2020   Abdul Arif
Para polisi dan militer India berjaga di perbatasan Kota New Delhi di tengah kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

NEW DELHI, AYOSEMARANG.COM-- India dan Pakistan mulai melonggarkan kebijakan lockdown yang diterapkan menghadapi pandemi Covid-19. Demikian sebagaimana dilansir Al Jazeera, Minggu (26/4/2020).

India telah menerapkan lockdown selama satu setengah bulan. Kini telah mengizinkan toko-toko ritel skala kecil untuk buka kembali per Sabtu (25/4/2020) lalu.

Disebutkan Kementerian dalam Negeri Federal, pembukaan toko ini dibarengi dengan ketentuan pengurangan staf 50 persen, menjaga physical distancing, dan mengenakan masker dan sarung tangan selama bekerja.

AYO BACA : Puluhan Jurnalis di Mumbai Positif Terinfeksi Covid-19

Selain itu toko-toko kecil, India tetap memberlakukan penutupan sementara untuk pusat perbelanjaan sepeti pasar, mal, serta larangan penjualan minuman keras hingga akhir periode lockdown nasional yakni 3 Mei.

Pekan lalu, Pemerintah India juga telah memberikan lampu hijau untuk dimulainya kembali kegiatan manufaktur dan pertanian di daerah pedesaan sebagai langkah untuk memperbaiki kondisi perekonomian buruh harian yang terkena dampak selama lockdown.

Sementara di Pakistan, pemerintah memilih opsi perpanjangan lockdown nasional hingga 9 Mei dengan menerapkan sistem 'smart lockdown'.

AYO BACA : Soal Suntik Disinfektan ke Pasien Korona, Trump: Hanya Sarkasme

Sistem smart lockdown yang telah dimulai pada Sabtu (26/4) ini, pemerintah melakukan pelacakan kasus sekaligus mengijinkan beberapa kegiatan industri dan komersial untuk dibuka kembali dengan menerapkan pedoman keselamatan.

Mengisolasi korban infeksi dan orang-orang yang melakukan kontak dengan mereka dapat menekan sebaran penyakit sembari mengupayakan pemulihan ekonomi, ujar Asad Umar, Menteri Perencanaan Pakistan.

Pelacakan kasus Covid-19 dilakukan dengan bantuan dari Layanan Intelijen Antar-Layanan Pakistan yang melacak orang-orang yang mungkin melakukan kontak dengan mereka yang positif virus korona.

Sebagai informasi, hingga Sabtu (25/4), Pakistan telah mengonfirmasi adanya 11.940 kasus Covid-19, dengan total 253 kematian. Sementara, untuk India, ada 24.530 kasus virus korona dengan 780 kematian.

AYO BACA : Update Covid-19 Dunia: 2.718.139 Kasus Positif, 745.500 Kesembuhan, dan 190.635 Kematian


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar