Pria Asal Kebumen Nantang Minta Disuntik Virus Korona

  Sabtu, 16 Mei 2020   Adib Auliawan Herlambang
Pria asal Kebumen minta disuntikan virus Korona (istimewa)

KEBUMEN, AYOSEMARANG.COM -- Seorang pria asal Kebumen, bernama Elek SW (41), meyakini virus corona lemah dan tidak berbahaya. Bahkan, Elek menantang agar virus Korona disuntikan ke tubuhnya.

Keinginannya itu disampaikan melalui akun Facebook dan YouTube miliknya. Elek meminta penyuntikan virus Korona ke tubuhnya secara legal dan disiarkan secara langsung dari stasiun televisi.

Elek ingin membuktikan bahwa virus Korona tidak berbahaya dan juga ia ingin menghentikan paranoid di kalangan masyarakat luas mengenai virus tersebut.

"Saya ini mau ditanam Covid-19 dengan catatan itu harus legal dan disiarkan secara live oleh seluruh stasiun televisi, supaya masyarakat tahu tentang virus ini," kata Elek dikutip dari Suaraindonesia -- jaringan Suara.com, Sabtu (16/5/2020).

AYO BACA : Klaim Temukan Obat Penyembuh Virus Korona, Ki Sabdo Beri Nama Wu Corn

Elek mengakui tantangan tersebut dilatarbelakangi oleh pemahaman yang dimilikinya mengenai prinsip awal di biologi, bahwa virus bukan mikroorganisme melainkan partikel benda yang unik. Ia juga mengaku telah membaca banyak literatur mengenai Covid-19.

Ia meyakini Covid-19 sebagai sebuah kembangan citra atau cangkang baru yang bersifat seperti lemak. Cangkang tersebut akan mudah dihancurkan dengan zat asam atau lemah jenuh atau dengan saponin dan alkohol.

"Jika cangkang terdiri dari lemak tentunya memiliki berat massa jenis yang mengurangi kemampuannya melayang, sementara virus tidak mampu bertahan aktif lama jika di luar inang, kecuali menempel pada benda yang menghidupkan bakteri. Karena untuk aktif dan mengkopi dirinya (bukan berkembang biak) butuh metabolisme bakteri," tuturnya.

Saat virus tersebut keluar dari inang bersamaan dengan droplet, maka setelah droplet kering maka virus akan pasif. Ia meyakini tubuhnya akan mampu menghasilkan imun untuk melawan virus tersebut bila ia disuntikkan Covid-19.

AYO BACA : THR Cair, Ini Rekomendasi 5 Smartphone Redmi Harga Rp1 Jutaan

Elek juga mengaku telah mempelajari Lenga Kelapa Perawan warisan dari Mataram yang dapat membantunya memperkuat imun tubuh. Lenga Kelapa Perawan mengandung minyak komplek yang dapat membunuh bakteri, kuman, cendawan hingga meningkatkan imun dan stamina.

"Selain itu mampu menghancurkan cangkang virus. Saya pernah memakainya untuk treatment HIV. Kalau HIV bisa tentu Covid-19 bisa," tuturnya.

Seniman yang besar di Magelang, Jawa Tengah ini mengaku sudah menghubungi sejumlah dokter di Salatiga untuk membantunya menyuntikkan virus corona. Namun, mereka tidak ada yang mau membantu.

Bila percobaannya tersebut berhasil, ia mampu menaklukkan Covid-19, ia berharap masyarakat bisa segera bangkit dari tekanan psikologi akibat Korona dan mengurangi ketakutan.

"Saya berharap bangsa ini berani berdaulat dalam kesehatan dan mau menggali ulang kearifan lokal baik budaya tehnik medikal maupun budaya obat tradisi. Juga diharapkan masyarakat mampu mandiri dalam penanganan dan pengobatan penyakit,tidak tergantung pada rumah sakit atau farmasi," ungkapnya.

AYO BACA : Obat Herbal Korona Ningsih Tinampi Ternyata Sudah Terdaftar BPOM, Segini Harganya


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar