Kasus Covid-19 Meningkat, Kota Semarang Perpanjang PKM hingga 21 Juni

  Sabtu, 06 Juni 2020   Afri Rismoko
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi didampingi Wakil Wali Kota Semarang, Ir Hj Hevearita G. Rahayu saat memberikan keterangan, Sabtu (6/6/2020).(dok)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Kota Semarang memperpanjang masa Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) hingga 21 Juni 2020. Hal itu diungkapkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat memberikan keterangan, Sabtu (6/6/2020).

"Mulai PKM Jilid dua kita lakukan rapid dan swab test dengan gencar. Ternyata kita temukan banyak kasus dan kluster baru. Pada awal PKM jilid dua kita ada 52 pasien Covid-19, kemudian meningkat jadi 168 orang sampai saat ini," katanya.

AYO BACA : Kasus Melonjak, PSBB Jadi Opsi Kota Semarang

Hendi sapaan akrabnya menerangkan pada PKM jilid III ini akan dilakukan beberapa modifikasi Perwal. Diantaranya tempat ibadah yang jika sebelumnya merujuk ke lembaga keagamaan, fatwa MUI dan tokoh agama.

Pada jilid III PKM ini tempat ibadah boleh buka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.  Pengelola tempat ibadah melaporkan kepada gugus tugas di wilayah masing-masing.

AYO BACA : Murah Banget! Punya Fitur Mewah, Segini Harga Samsung Galaxy A11

"Kalau jamaah kurang dari 100 laporannya kepada gugus tugas kecamatan. Kalau jumlah lebih 100 orang dilaporkan pengelola tempat ibadah ke gugus tugas kota," katanya.

Adapun perubahan kedua yakni pernikahan dan pemakaman tetap diperbolehkan dengan maksimal 30 orang. Dengan menekankan protokol kesehatan.

"Tempat hiburan tetap kita minta tidak buka. Jam operasi usaha sampai jam 21.00 dengan menerapkan protokol kesehatan. Selama PKM jilid III ini kita akan terus gencarkan swan dan rapid test agar kita tahu posisinya saat ini dimana," tandasnya.

Pihaknya menegaskan tidak menaikan status dari PKM menjadi PSBB. Tapi dia juga ingin ekonomi warganya masih bisa berjalan.

"Kita ambil jalan tengah, jangan ditawar lagi dan harus ditaati jangan dilanggar. Kita ingin masyarakat bisa melakukan kegiatan ekonominya. Kalau dilanggar dan ditawar lagi ya kita PSBB saja, ini kan jalan tengah agar warga bisa kerja aktivitas ekonomi agar mereka bisa makan," tandasnya.

AYO BACA : PKM Kota Semarang Berpotensi Diperpanjang, New Normal Kandas


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar