Jokowi Kunjungi Kawansan Industri Batang, Tamu Wajib Rapid Test

  Senin, 29 Juni 2020   Muslihun
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Batang lakukan rapid tes ke sejumlah tamu undangan yang rencanaya menghadiri kunjungan Presiden Joko Widodo, di Hotel Swndang Sari Batang. (dok)

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kesehatan lakukan rapid test kepada sejumlah tamu undangan yang menghadiri kunjungan kerja Presiden Joko Widodo. 

Presiden rencanya melakukan kunjungan peninjauan Kawan Industri PT Perhutani Nusantara 9 di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Selasa (30/6/2020). 

"Saya diperintah Bupati, karena sesuai Protokol Kepresidenan mewajibkan semua tamu yang menghadiri kunjungan presiden harus ikuti rapid test, Senin(29/6) kita sudah siapkan petugas tes rapidnya di Hotel Sendang Sari Batang," kata Kepala Dinas Kasehatan Batang dr Mukhlasin, Senin (29/6) melalui telponya. 

AYO BACA : Kawasan Industri Batang Dilirik Investor, Bupati Wihaji Siapkan Perijinan

Untuk tamu undangan yang sudah kita rapid test di hotel diantaranya dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), tamu VIP dari PT Perhutani Nusantara 9. 

"Tamu yang sudah kita rapid test sejumlah 12 orang hasilnya non reaktif, bagi tamu yang belum dites rapid maka akan dilakukan dilokasi, kalau hasilnya reaktif secara otomatis tidak diperbolehkan masuk ke titik lokasi," jelas dr Mukhlasin. 

Semua yang sudah dirapid tes mendapat surat keterangan yang nantinya ditunjukan sebelum masuk ke titik lokasi kunjungan Presiden. 

AYO BACA : YouTube Bakal Tambahkan Fitur Baru Mirip TikTok

"Hal ini kita lakukan agar semua tamu yang datang tidak membawa virus korona, dan semua tamu juga harus mengikuti protokol kesehatan dengan cek suhu badan, cuci tangan dan wajib gunakan masker," kata dr Mukhlasin. 

Tes rapid diberlakukan juga untuk semua wartawan yang akan meliput kunjungan presiden. 

"Bagi wartawan yang mau meliput bisa rapid test di Hotel Sendang sari Batang hari ini, atau besok pagi selasa (30/6/2020) di lokasi PT Perhutani Nusantara,"Jelasnya 

Sebagai tambahan informasi rencana kunjungan Presiden ke Batang meninjau kawasan industri di Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih, menurut informasi lokasi tersebut untuk pemindahan Industri dari Negata Amerika yang berada di Tiongkok. 

Adapaun luasan lahan milik PT PN 9 tersebut dimungkinkan mencapai 4.000 hektare yang memiliki keunggulan akses jalan tol, stasiun kereta api dan dermaga atau pelabuhan. 

AYO BACA : Dampak Korona, Bupati Wihaji Akui Beberapa Perusahaan di Batang Terancam Tutup


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar