PSSI Pastikan Kompetisi di Indonesia Kembali Dimulai Oktober 2020

  Senin, 29 Juni 2020   Adib Auliawan Herlambang
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan seluruh kompetisi di Indonesia akan dimulai pada Oktober 2020 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Kepastian tersebut didapat setelah federasi merilis Surat Keputusan Bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa (SKEP) Tahun 2020.

AYO BACA : Lanjutkan Liga 1 dan 2, PSSI Buat 11 Buku Panduan Protokol Kesehatan

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyatakan, SKEP diambil dengan melalui berbagai pertimbangan. Surat ini juga menindaklanjuti keputusan PSSI yang telah mengeluarkan SKEP/48/III/2020 tentang penghentian kompetisi sepak bola di Indonesia terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia dalam keadaan kahar atau force majeure pada 27 Maret 2020.
 
"Kita perlu melakukan kampanye lewat sepak bola, Indonesia sudah mulai beradaptasi dan belajar dengan situasi ‘new normal’ dengan menjalankan protokol kesehatan. Lewat kompetisi sepak bola adalah kampanye yang baik bagi dunia luar,” kata Iriawan dinukil dari laman resmi PSSI, Senin (29/6/2020).

Iriawan mengungkapkan, Indonesia memiliki pengalaman pahit saat mendapat sanksi dari FIFA berupa pembekuan kompetisi. Hal itu berakibat kurang baik terhadap sepak bola nasional.

AYO BACA : Jokowi Kunjungi Kawan Industri Batang, Tamu Wajib Rapid Test

Pilihan untuk tetap menjalankan kompetisi, lanjut dia, tak lepas dari kepentingan timnas Indonesia yang akan menghadapi beberapa event internasional di antaranya Piala Dunia U-20 2021 yang digelar di Indonesia. 
 
“Kompetisi yang dilakukan sekarang adalah untuk kepentingan timnas ke depan, agar pemain selalu berkompetisi dan dengan sendirinya pemain tetap terasah kualitasnya,” katanya.

Selain itu, sosok yang kerap disapa Iwan Bule itu menyebut, dengan kembali bergulirnya kompetisi juga dimaksudkan untuk kepentingan Timnas U-19 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021.

“Saat mereka tidak menjalankan training centre (TC), para pemain bisa berkompetisi di klub mereka masing-masing, baik  Liga 1 dan Liga 2, karena pada umumnya mereka sudah milik klub,” ujarnya.

 

AYO BACA : PSSI Klaim Klub Luar Jawa Sepakat Liga 1 2020 Terpusat di Yogyakarta


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar