Kondisi Terburuk Covid-19 Belum Terjadi, Ini Pesan WHO

  Selasa, 30 Juni 2020   Abdul Arif
Ilustrasi Pandemi Covid-19 (pexels)

AYOSEMARANG.COM-- Kemungkinan terburuk sebagai dampak Covid-19 masih belum terjadi. Demikian kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin (29/6/2020). 

Menurut Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus jika pemerintah tak menerapkan protokol kesehatan secara benar, virus korona akan menginfeksi lebih banyak orang.

AYO BACA : Ikhtiar ACT Suplai Kebutuhan Pangan Pengungsi Rohingya di Aceh Utara

Tes, telusuri, isolasi dan karantina, pesan Tedros, dilansir dari BBC.

Hingga kini, jumlah kasus virus corona sudah mencapai 10 juta lebih, kasus kematian di atas 500 ribu dengan separuhnya berasal dari AS dan Eropa.

AYO BACA : Tim PPDB SMAN 1 Semarang Temukan 40 SKD Bermasalah

Kita semua ingin ini berakhir. Kita semua ingin melanjutkan hidup kita, Tetapi kenyataan pahitnya adalah kondisi ini bahkan belum mendekati akhir, sambungnya.

Meskipun banyak negara telah membuat beberapa kemajuan, pandemi global sebenarnya sedang berkembang cepat, lanjutnya.

Menurutnya, kurangnya persatuan nasional dan kurangnya solidaritas global serta dunia yang terpecah adalah kondisi yang membantu virus tetap menyebar.

Yang terburuk belum datang. Aku minta maaf untuk mengatakannya, tetapi dengan lingkungan dan kondisi seperti ini kita takut yang terburuk, katanya.

Dia juga mendesak pemerintah di berbagai negara untuk mengikuti contoh-contoh Jerman, Korea Selatan dan Jepang, yang mengontrol penyebaran virus corona Covid-19 melalui kebijakan-kebijakan yang mencakup pengujian dan penelusuran yang teliti.

AYO BACA : Warga Tenggelam di Kendal Belum Ditemukan


  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar